Iklan Banner Sukun
Ekbis

Bupati Jember Hendy Siswanto akan Luncurkan Santripreneur

Bupati Jember Hendy Siswanto

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto akan meluncurkan program santripreneur agar para santri di Kabupaten Jember, Jawa Timur, setelah lulus dari pondok pesantren bisa berwirausaha. Ia juga mengajak pondok pesantren agar membangun koperasi.

Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk menguatkan jiwa kewirusahaan santri adalah dengan menggelar Pasar Santri di alun-alun, Sabtu (23/4/2022) malam. Pondok-pondok pesantren ikut serta dan menjual produk buatan santri masing-masing.

Pemkab juga akan membuatkan market place digital untuk pemasaran produk-produk usaha mikro kecil menengah, termasuk produk dari pesantren. “Dan kita mempunyai 600 ribu lebih, dan perlu packaging yang baik. Ongkos mem-branding satu produk mahal. Tentu teman-teman harus bersatu dulu. Satu produk yang sama harus dikumpulkan, termasuk untuk (produk) pesantrennya,” kata Hendy.

Pemkab Jember menggelar Pasar Santri Ramadhan, 23-24 April 2022, sebagai even yang menjadi wajah dan wadah kemandirian pesantren yang ada di Kabupaten Jember. Even yang dikemas dengan nuansa ekonomi kreatif yang diharapkan bisa menjadi event wisata tahunan pertama di Indonesia yang dilaksanakan di Bulan Ramadan dengan keunikan di aspek halal tourism.

Dalam sambutannya di acara pembukaan Pasar Santri semalam, Hendy mengatakan, Jember adalah kota pesantren. “Di Jember ini, pesantren yang memiliki lebih dari 500 santri sebanyak 650 pondok. Kalau di bawah 500 santri, ada lebih dari seribu pesantren di Jember. Santri yang bermukim di Jember ada 16 ribu orang,” katanya.

“Tentunya mereka semua belajar ilmu agama sebagai penyangga negeri ini. Dengan adanya koperasi pesantren dan menjadikan santri-santri kita hebat ke depannya, tentunya bukan hanya ilmu agama yang kita benahi, tapi lebih dari itu UMKM-nya,” kata Hendy. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar