Iklan Banner Sukun
Ekbis

Bupati Badrut Tamam Motivasi Masyarakat Agar Manfaatkan Program WUB

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam. [Gambar: Dokumen beritajatim.com]

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Tamam memberikan motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan program Sepuluh Ribu Pengusaha Baru alias Saputangan Biru demi mendorong pertumbuhan sektor ekonomi di wilayah setempat.

Gagasan yang tidak lain sebagai bagian dari program Wirausaha Baru alias WUB, merupakan salah satu program prioritas yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, khususnya dibawah kepemimpinan Bupati Badrut Tamam bersama Almarhum Raja’e.

“Program ini sudah semestinya dimanfaatkan secara maksimal untuk menumbuhkan sektor ekonomi dari bawah dengan strategi Desa Tematik. Sehingga kami mencoba memberikan pelatihan usaha gratis, bantuan alat produksi, bantuan modal usaha hingga fasilitas pemasaran,” kata Bupati Badrut Tamam, Minggu (24/4/2022).

Pihaknya menilai selama ini sebagian masyarakat justru salah paham dalam menafsirkan sebuah kesejahteraan, sehingga tanpa disadari justru menjadi motivasi tersendiri baginya untuk benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang digagasnya.

“Misalnya songkok yang kita pakai, sarung yang kita pakai, baju, sandal hingga snack yang ada di rumah kita hampir tidak ada yang diproduksi di Pamekasan. Kalau cara ini kita teruskan, maka kita sulit menjadi orang sejahtera dan makmur,” ungkapnya.

Bahkan pihaknya sangat meyakini jika kabupaten Pamekasan akan menjadi pasar besar dari berbagai produk yang dibutuhkan masyarakat. “Maka dari itu perlu adanya sudut pandang baru agar kebutuhan sandal, songkok, sarung, dan lain-lain bisa diproduksi di Pamekasan,” tegasnya.

“Dari itu, Pemkab Pamekasan merancang program Saputangan Biru yang sudah berjalan sejak 2020 untuk memenuhi kebutuhan agar masyarakat bisa bangkit dan tumbuh subur secara ekonomi. Dan alhamdulillah akhirnya kita bisa memproduksi songkok, sarung dan lainnya,” jelasnya.

Guna mendukung program tersebut, pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai langkah konkrit untuk pemasaran berbagai produk yang ada. Baik melalui pemasaran secara online maupun pemasaran secara offline melalui keberadaan Warung Milik Rakyat alias Wamira Mart.

“Maka dari itu, kedepan tinggal bagaimana kerjasama antar semua stakeholders di Pamekasan, khususnya pada sektor pengembangan ekonomi yang harus massif hingga ke desa-desa. Itulah yang menjadi harapan dari kami untuk meningkatkan sektor kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar