Iklan Banner Sukun
Ekbis

Dukung Pertumbuhan Produk UMKM Lokal

Bupati Badrut Tamam Instruksikan OPD Beli Produk Lokal

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam (tengah) menunjukan batik tulis khas Pamekasan kepada Bupati Pulon Progo DIY di Kompleks Pasar 17 Agustus Pamekasan, Senin (28/3/2022) lalu. [Gambar: Humas Pemkab Pamekasan]

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, agar membeli produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat setempat.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk keseriusan dirinya, serta upaya membela para pelaku UMKM. Sehingga dapat menumbuhkan sektor ekonomi yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat di kabupaten Pamekasan.

“Dengan membeli produk UMKM, tentunya uang kita tidak lari ke luar dan dapat dinikmati langsong oleh masyarakat Pamekasan. Sekaligus salah satu upaya dan pembelaan kami kepada para pelaku UMKM, agar ekonomi masyarakat bisa bangkit,” kata Bupati Badrut Tamam, Kamis (28/4/2022).

Selama ini berbagai kegiatan di lingkungan instansi yang dipimpinnya menggunakan beragam produk UMKM setempat, seperti produk makan minum produk lokal, termasuk berbagai jenis jajanan (snack) yang diproduksi masyarakat Pamekasan.

“Jadi hal ini sebagai bentuk keseriusan kami membela para pelaku UMKM lokal, guna menumbuhkan sektor ekonomi yang berkeadilan. Termasuk juga bertujuan agar APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) untuk pembelian konsumsi tidak bocor ke luar daerah,” ungkapnya.

Program Safari Ramadan 1443 Hijriah di 13 kecamatan berbeda yang digagas Pemkab Pamekasan, juga menggunakan konsumsi produk lokal. “Termasuk kegiatan vaksinasi berhadiah juga memanfaatkan produk lokal, baik untuk konsumsi hingga bingkisan bagi peserta vaksin,” jelasnya.

“Berbagai kegiatan lain selama ini yang dilakukan Pemkab Pamekasan, juga harus menggunakan konsumsi produk lokal. Hal ini tidak ada maksud lain kecuali untuk meningkatkan sektor ekonomi masyarakat yang berkeadilan,” sambung bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam.

Selain itu, pembelian produk lokal juga sebagai wujud komitmen menumbuhkan ekonomi dari bawah. Sekaligus tindak lanjut dari program Sepuluh Ribu Pengusaha Baru (Saputangan Biru) dengan strategi desa tematik. “Program ini akan terus kami galakkan hingga benar-benar terwujud 10 ribu pengusaha baru di Pamekasan,” tegasnya.

“Target kita untuk program ini terlaksana secara keseluruhan pada 2023. Karena itu, program ini tidak hanya sekedar melatih masyarakat, tapi juga memberi bantuan alat produksi, bantuan modal hingga fasilitas pemasaran, baik online maupun offline melalui Wamira Mart,” imbuhnya.

Dari itu, pihaknya kembali mengajak masyarakat secara umum agar bersama mendukung program pemerintah dengan membeli produk lokal. “Ayo manfaatkan program ini, ayo berwirausaha, kami siap melatih sesuai dengan keinginan masyarakat,” pungkasnya. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar