Iklan Banner Sukun
Ekbis

BPD HIPMI Jatim Ikut Ambil Peranan di Misi Dagang Gorontalo

BPD HIPMI Jawa Timur turut mengambil peran dalam perjalanan misi dagang dan investasi antara Pemprov Jawa Timur dan Pemprov Gorontalo di Maqna Hotel Gorontalo, akhir Maret lalu.

Surabaya (beritajatim.com) – BPD HIPMI Jawa Timur turut mengambil peran dalam perjalanan misi dagang dan investasi antara Pemprov Jawa Timur dan Pemprov Gorontalo di Maqna Hotel Gorontalo, akhir Maret lalu.

Bendahara Umum BPD HIPMI Jatim, Esti Nalurani atau yang lebih akrab dikenal Cici ini mengatakan, pihaknya turut serta mendukung kesepakatan yang terjalin antara Pemprov Jatim dan Gorontalo.

Selain juga, turut serta meneken MoU dengan banyaknya rencana-rencana yang akan dieksekusi oleh BPD HIPMI Jatim dan BPD HIPMI Gorontalo.

“Insya Allah mohon doanya ada pengusaha dari BPC Madiun, yang akan kita matchingkan dengan teman-teman yang ada di BPD Gorontalo berkaitan dengan mendirikan satu industri cocopeat. Yaitu media tanam dari serabut kelapa untuk diekspor ke Jepang. Serta, ada arang kotak-kotak yang akan diekspor ke beberapa negara. Dengan pertimbangan bahwa barang baku juga cukup banyak terdapat di Sulawesi,” katanya.

Cici menceritakan, pada awalnya hanya ingin mengambil bahan baku tersebut dan dikirim ke Jawa Timur. Akan tetapi, setelah melalui diskusi panjang, pihaknya justru memiliki ide untuk membangun pabrik atau industrinya di Gorontalo.

“Sehingga, begitu selesai diproduksi langsung dikirim ke negara tujuan ekspor. Otomatis, pelabuhan yang ada di Gorontalo cukup untuk mengantarkan ke Jepang, Singapura dan negara Asia yang lainnya begitu,” ujarnya.

Selain itu, ia sendiri juga akan mendukung beberapa kapal dengan jenis speedboat untuk masuk ke dalam lingkup industri wisata.

“Karena kan Gorontalo ini banyak pulau-pulau kecil yang dijadikan area-area diving, yang mana sekarang ini kapal-kapalnya kapal kayu,” jelasnya.

Cici berharap, dengan adanya speedboat yang akan dikirim ini, nantinya bisa mendapatkan trayek untuk pariwisata dengan memberikan service yang lebih cepat.

“Karena biasanya kalau pakai perahu kayu itu menuju pulau-pulau antara 30 sampai 45 menit. Sedangkan, kalau pakai speedboat lebih mempercepat waktunya bisa 15-30 menit,” kata Cici yang juga mahasiswa program Doktoral Unair ini.

Cici berharap kerja sama antara Provinsi Jawa Timur dan Gorontalo yang telah dibangun oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dapat berjalan dengan baik secara berkelanjutan, dan bisa berkembang serta bermanfaat untuk masyarakat.

“Tadi itu saya juga melihat teman-teman dari Kadin, ada yang sampai sudah deal di angka Rp 4 miliar untuk jagung pipil gitu, dan banyak lagi lah yang lainnya,” kenang Cici.

 

BPD HIPMI Jawa Timur turut mengambil peran dalam perjalanan misi dagang dan investasi antara Pemprov Jawa Timur dan Pemprov Gorontalo di Maqna Hotel Gorontalo, akhir Maret lalu.

Diketahui, Forum Misi Dagang tersebut dihadiri secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dan beberapa pejabat Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Selain itu, beberapa pejabat Pemprov Jawa Timur, pelaku usaha dari dua provinsi, serta pimpinan BUMD kedua provinsi juga nampak hadir.

Gubernur Khofifah menyatakan, pemerintah memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan industri di daerah.

“Forum ini memberi ruang bagi dua daerah untuk saling melengkapi,” ujar Khofifah.

Dia menjelaskan, potensi masing-masing daerah berbeda. Pemerintah memiliki peran untuk menyambungkan antardaerah, antarprovinsi, maupun antarpulau.

“Dengan begitu, masing-masing daerah bisa saling melengkapi,” tegas Khofifah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim menyambut positif kerja sama tersebut. Dia optimistis forum tersebut bakal meningkatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo.

“Nilai positif ini akan menggerakkan semua lini usaha lainnya,” papar Idris Rahim.

Forum tersebut juga mempertemukan 14 pengusaha asal Jawa Timur dan puluhan pengusaha dari Gorontalo. Mereka menjalin komunikasi, penjajakan, dan transaksi. (tok/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar