Ekbis

BLT UMKM Program BPUM Senilai Rp 1,2 juta Cair, BRI Mojokerto Jadi Bank Penyalur

Pencairan dana BPUM di Kantor Cabang BRI Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), cair. Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu bank yang ditunjuk sebagai penyalur BPUM 2021.

Rencana untuk anggaran BPUM 2021 akan menyasar pada 12,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Mojokerto. Para pelaku usaha mikro masing-masing akan memperoleh Rp 1,2 juta dengan total anggaran yang disiapkan, yakni sebesar Rp 15,36 triliun.

BRI secara bertahap mulai menyalurkan dana BPUM sesuai dengan data penerima yang diperoleh dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Syarat penerima dana BPUM tahun 2021, ada perubahan dibanding tahun 2020 lalu. Tahun 2021, hanya menunjukkan Kartu Tanda Pendudukan elektronik (e-KTP), fotocopy Kartu Keluarga (KK).

“Serta sudah tanda tangan Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak, Surat Pernyataan Kuasa Penerima Dana BPUM dan membawa formulir pembukaan rekening atau buku rekening,” ungkap Pimpinan Kantor Cabang BRI Mojokerto, Dian Kesuma Wardhana, Kamis (15/4/2021).

Mempertimbangkan protokol kesehatan dan untuk mengindari kerumunan di tengah pandemi menjadi bahan perhatian pihak BRI. Ditambah kebutuhan masyarakat saat bulan Ramadhan namun bisnis harus tetap berjalan sehingga, BRI menerapkan pencairan secara bergelombang.

“Jadi mohon maaf kepada masyarakat karena tidak mungkin kita kumpulkan jadi satu sehingga kita terapkan beberapa gelombang. Untuk Kantor Cabang, BRI akan melayani 100 sampai 150 orang setiap hari. Sementara di kantor unit dan kantor cabang pembantu maksimal 75 nasabah dan sudah ditata berdasarkan nomor antrian setiap harinya,” jelasnya.


Pihaknya menghimbau penerima dana BPUM saat mencairkan dana BPUM untuk menerapkan protokol kesehatan, karena BRI sudah menyiapkan kursi dan hand sanitizer serta cuci tangan. Terkait jumlah yang dilayani setiap hari, jika masih ada jam operasional dan penerima sudah selesai maka penerima di hari berikutnya bisa mengambil.

“Apabila di hari itu, kita bisa menyelesaikan dengan cepat. Misal 100-150 orang, untuk mendukung percepatan penyaluran BPUM masih menerima penerima lainnya selama jam operasional masih berlangsung. Pencairan ini, sudah mulai sejak minggu kemarin dengan total pencairan sebanyak 4 ribu rekening sehingga kita percepat terus,” ujarnya.

Pihaknya berharap sebelum lebaran, sudah dana BPUM cair semua. Percepatan ini, tegas Dian, untuk mendukung penerima BPUM untuk berbisnis di masa lebaran sehingga bisnis penerima bisa kembali seperti semula. Menurutnya, tim sudah dibagi sehingga untuk pelayanan lainnya tidak ada masalah.

“Karena untuk pelayanan BPUM, kami sudah menerjunkan tim khusus sehingga tidak ada masalah karena semua sudah mempersiapkan. Namun selalu kami mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan, penerima BPUM menggunakan masker ketika masuk bank, cek suhu dan menggunakan hand sanitizer,” urainya.

Terkait dengan layanan pengecekan penerima BPUM 2021, masyarakat agar dapat mengakses terlebih dahulu melalui website https://eform.bri.co.id/bpum. Apabila masyarakat tercatat mendapatkan BPUM (sesuai informasi website https://eform.bri.co.id/bpum), maka selanjutnya dapat segera menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat untuk waktu/jadwal pencairan.

Salah satu penerima dana BPUM, Budi Lestarianto (35) mengatakan, meski harus mengantre sejak pukul 07.00 WIB, namun pukul 09.00 WIB sudah selesai. “Tidak ada kendala, lancar, tidak lama. Hanya bawa KTP, KK sama buku tabungan. Ini tadi menerima Rp1,2 juta, ini akan saya gunakan mengembangkan ternak puyuh petelur,” tegasnya. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar