Ekbis

BI Pasang QRIS di Masjid Agung Jami’ Malang, Kini Amal Cuma Pakai Barcode

Bank Indonesia sosialisasi pembayaran non tunai QRIS.

Malang(beritajatim.com) – Bank Indonesia (BI) Malang melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk penggunaan transaksi non tunai. Program transaksi non tunai yang diperkenalkan BI adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Sosialiasisa dilakukan di lembaga pendidikan, pasar, ibu-ibu PKK hingga tempat ibadah. Salah satu tempat ibadah yang telah dipasang QRIS adalah Masjid Agung Jami’. Scan Barcode dipasang di atas kotak amal, bagi jemaah yang ingin beramal tinggal melakukan scan dengan memasukan nominal yang akan di sumbangkan ke masjid.

“Tinggal di tempel saja, setelah itu tinggal masukkan nominal yang ingin disumbangkan dan itu langsung masuk ke rekening masjid. Ini juga memudahkan takmir masjid dalam menginventarisir jumlah dana amal yang masuk,” kata Kepala BI Perwakilan Malang, Azka Subhan, Senin, (9/3/2020).

Sumbangan dari para jemaah itu nantinya langsung masuk ke rekening masjid. Sementara QRIS terintegrasi langsung dengan berbagai aplikasi pembayaran digital, seperti Gopay, Ovo, Dana, LinakAja hingga Shopee Pay. Sehingga jemaah yang ingin beramal menjadi lebih mudah dan efisien.

“Bayar pakai saldo ovo atau gopay pun bisa. Semisal saya masukan nominal Rp10 ribu, notifikasinya langsung masuk ke bendahara masjid. Masih masjid Agung Jami’ selanjutnya masjid di Universitas Brawijaya, Malang,” tandas Azka.

Azka mengatakan ke depan BI, Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) dan Pemerintah Daerah akan memperluas QRIS kepada para pedagang maupun konsumen. Azka menyebut QRIS lebih efisien serta relatif lebih aman karena tidak melibatkan uang tunai. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar