Ekbis

BI Jember Temukan 3.179 Lembar Uang Palsu

Jember (beritajatim.com) – Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jember, Jawa Timur, menemukan 3.179 lembar uang palsu sepanjang tahun hingga November 2019.

Pemimpin Kantor BI Jember Hestu Wibowo mengatakan, ada penurunan sekitar 10 persen dibandingkan November 2018. Saat itu BI Jember menemukan 3.521 lembar uang palsu beredar di masyarakat

“Penurunan temuan uang palsu ini menunjukkan bahwa sosialisasi Cikur (Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah) yang telah dilakukan oleh BI Jember kepada masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengidentifikasi ciri-ciri keaslian uang rupiah,” kata Hestu, Selasa (24/12/2019).

Ciri keaslian rupiah bisa dilihat dengan cara 3 D (Dilihat, Diraba dan Diterawang). Masyarakat diminta pula merawat rupiah dengan 5 Jangan (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi).

“BI Jember mengimbau kepada masyarakat agar dapat melakukan penukaran uang di lokasi penukaran resmi. Tujuannya untuk mencegah risiko uang palsu dan untuk menjaga kualitas uang,” kata Hestu.

Ada 34 bank di Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan Lumajang yang melayani penukaran uang kepada masyarakat. BI Jember memberikan kesempatan kepada perbankan untuk melakukan penarikan uang pada 26 dan 27 Desember 2019.

“Setelah 27 Desember hingga 1 Januari, kami tidak melayani penarikan dan setoran. Jadi bank harus cermat menghitung berapa kebutuhan uang kartal untuk Natal dan tahun baru,” kata Hestu.

Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jember, Jawa Timur, menyediakan uang kartal sebanyak Rp 1,464 triliun untuk menghadapi Natal dan tahun baru. Tahun 2018, realisasi uang kartal Rp 1,356 triliun.

“Kami bekerjasama dengan perbankan dalam membuka layanan penukaran uang untuk kebutuhan Natal dan tahun baru, dan sampai hari ini terealisasi Rp 1,3 triliun,” kata Hestu. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar