Ekbis

BI Jember Sebut Larangan Mudik Pengaruhi Keadaan Ekonomi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kepala Bank Indonesia Cabang Jember, Hestu Wibowo menyebut pandemi ini sangat berpengaruh pada ekonomi warga. Sejumlah pedagang mengaku terjadi penurunan permintaan barang.

“Ya tadi banyak pedagang mengaku demand-nya turun. Namun kami melihat tahun ini masih lebih baik dibanding tahun sebelumnya meski naik sedikit. Ada peningkatan konsumsi warga,” kata Hestu, Senin (19/4/2021).

Hestu mengakui, kondisi ini kurang lebih sama dengan tahun lalu. Di mana ada penurunan demands. “Tahun ini memang lebih baik dibanding tahun lalu, walaupun kondisinya masih lemah,” katanya.

Keadaan itu, kata Hestu, menjadi pengaruh inflasi di berbagai daerah. Terutama di daerah wilayah kerja Bank Indonesia Jember.

“Ya itu tadi karena demandnya lemah, daya beli warga menurun, sehingga permintaan menurun. Hal ini juga mempengaruhi kondisi harga yang relatif stabil bahkan menurun,”.

“Kalau kita lihat Inflasi 2020 sangat rendah sekali yaitu sekitar 2,50 persen dampak dari pandemi. Tapi tahun ini mulai membaik tapi melemah. Adanya sejumlah kebijakan pemerintah dengan membatasi mudik sedikit banyak mempengaruhi keadaan ekonomi,” pungkasnya. [rin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar