Iklan Banner Sukun
Ekbis

BHS Dorong Revitalisasi, Majukan Ekonomi Warga Perbatasan Sidoarjo

BHS kunjungi Pasar Surungan, Desa Penambangan Kec. Balongbendo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono (BHS) melakukan aksi nyata di Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo Senin (22/11/2021).

Dalam kunjungannya. Pemilik sapaan akrab BHS ini, melihat langsung kondisi di wilayah perbatasan Sidoarjo-Gresik yang dihubungkan dengan perahu tambangan. Menurut BHS, wilayah perbatasan ini perlu didorong kemajuan ekonominya agar tidak kalah dengan wilayah lainnya.

Saat ini di wilayah Sidoarjo sudah menyiapkan insfrastruktur tambangan walaupun sederhana, hanya saja kurang dilengkapi dengan alat keselamatan yang memadai, sedangkan wilayah Gresik tidak menyediakan infrastruktur tersebut.

“Maka demi untuk keselamatan dari warga Sidoarjo maupun Gresik yang memanfaatkan transportasi tambangan tersebut, saya menyumbangkan 10 jaket keselamatan dan pelampung bulat,” tutur BHS.

Dia menuturkan, mobilitas warga yang menggunakan perahu tambangan rata-rata 500 orang perhari dan 200 sepeda motor. Di wilayah tersebut juga terdapat pasar desa surungan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat gresik. Dimana pasar tersebut adalah pasar peninggalan Kolonial Belanda yang saat ini sudah kurang layak dan terkesan kumuh.

Untuk memberikan kesan baik di wilayah perbatasan Sidoarjo, perlu adanya revitalisasi pasar, agar menjadi layak dan diminati oleh masyarakat.

BHS kunjungi Pasar Surungan, Desa Penambangan Kec. Balongbendo

“Karena dipasar tersebut juga menampung konsumen dari beberapa desa di wilayah sekitar serta desa di wilayah Gresik.Dan didekat perahu tambangan serta pasar tersebut, terdapat tumpukan sampah yang rata rata mencapai 2 sampai 3 ton perhari yang saat ini tidak mempunyai alat di TPST,” papar mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 ini.

Kepala Desa Penambangan Kec. Balongbendo sudah mengajukan alat tersebut dan revitalisasi pasar desa, agar kesan wilayah perbatasan bagus dan pemanfaatan sampah.

Bambang menyebutkan, masalah pedagang pasar surungan saat ini banyak yang terjerat rentenir dengan pinjaman berbunga 30% perbulan atau 400% pertahun.

Ini harus segera diatasi dengan menyalurkan KUR (Kredit Usaha Rakyat) atau kredit dengan bunga murah sekitar 3% pertahun dari Bank Delta Artha milik Pemkab Sidoarjo.

“Saya akan mendorong KUR dari Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) serta kredit bunga murah dari Delta Artha bisa menggantikan pinjaman rentenir yang membebani pedagang pasar di Desa Penambangan,” tegas BHS

Dia berharap masyarakat di wilayah perbatasan bisa mendapatkan infrastruktur serta fasilitas publik yang lebih baik untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan Sidoarjo agar tidak tertinggal dari wilayah lainnya. “Infrastruktur dan fasilitas publik untuk mendorong kemajuan ekonomi, harus merata, tidak hanya di kota saja,” pungkasnya. (isa/ted)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar