Ekbis

BFI Finance Peduli Pengembangan Kapasitas Guru Gelar Pelatihan Virtual “Guru Kreatif 4.0”

Peserta berlatih membuat animasi sederhana untuk ragam konten materi ajar

Surabaya (beritajatim.com) – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan dan kualitas sumber daya manusia, terlebih kepada para pendidik di Indonesia, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) menggelar pelatihan virtual bagi para guru. Pelatihan virtual yang bertajuk “Guru Kreatif 4.0”.

Kegiatan yang berlangsung selama sebulan ini diharapkan dapat memberikan pembekalan untuk para guru mengemas materi ajar secara digital dalam masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Peran guru amatlah besar untuk meningkatkan kualitas generasi penerus karena menjadi agen transformasi guna menciptakan bibit unggul. Melalui pelatihan virtual ini, kami mendukung kesuksesan PJJ di masa pandemi dan mengajak bapak-ibu guru untuk beradaptasi bersama para siswa untuk menjawab tantangan dalam keterbatasan ini,” ujar Francisca Susilawati, Head of Corporate Communication & CSR BFI Finance.

Peserta pelatihan yang bergabung berasal dari 6 kota, yakni Palembang, Jambi, Kediri, Denpasar, Bitung dan Palu. Puluhan guru hadir secara daring yang keseharian mereka adalah guru jenjang SMP dan SMA. Program virtual ini juga mengundang Taufik Ikhsan Slamet, S.Pd., M.Pd, Dosen dan Peneliti Universitas Negeri Malang, sebagai salah satu pemateri.

Dari Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI pada Oktober 2020, sebanyak 96,6 persen siswa belajar dari rumah. Sebanyak 86,6 persen siswa Indonesia belajar di rumah dengan mengerjakan tugas dari guru.

Tantangannya adalah pembelajaran interaktif karena hanya berhasil dilakukan sebanyak 38,8 persen. Tak hanya itu, sebanyak 48,8 persen para guru kesulitan memanfaatkan teknologi selama PJJ serta biaya komunikasi digital juga menjadi beban dengan rata-rata menghabiskan Rp190 ribu untuk mereka membeli kuota internet dan pulsa.

“Tidak semua sekolah dapat melaksanakan PJJ ini dengan optimal. Maka, BFI Finance berinisiatif menyelenggarakan pelatihan daring ini serta menyalurkan peralatan dasar untuk memudahkan sekolah membuat materi video. Kami mengirimkan paket kuota pulsa dan internet untuk dua bulan pemakaian, fasilitas kamera, mikrofon, dan voice recorder,” tambah Francisca Susilawati.

Selama sebulan, para guru memperoleh pembekalan materi, antara lain, pengenalan metode problem-based learning untuk PJJ, teknis penggunaan aplikasi software sederhana untuk mengajar, merekam dan menyunting video, dan pemanfaatan media sosial yang tepat.

Setelah penyampaian materi dan teori, BFI Finance akan melakukan pendampingan, penugasan proyek bagi para guru untuk menggagas materi ajar digital, dan tahap akhirnya adalah presentasi proyek tersebut.

“Kami sangat antusias mengikuti serangkaian materi digital dari BFI Finance. Bantuan yang telah diberikan sangat membantu kami dalam mengajar daring kepada para siswa. Setelah pelatihan ini, kami akan mengaplikasikannya sehingga siswa tidak mudah bosan, lebih interaktif, dan tetap menggugah kreativitas belajar mereka,” ucap Faozia Almahdaly, Guru MTs Darul Iman, Palu.

Dalam mewujudkan visinya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, BFI Finance telah memberikan ragam akses dan solusi pembiayaan selama lebih dari tiga dekade. Program lainnya yang selaras dengan kepentingan ekonomi, sosial pendidikan, dan lingkungan hidup juga tak luput menjadi agenda penting Perusahaan. [rea/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar