Ekbis

Beroperasi Lagi, Bus Bagong Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Malang (beritajatim.com) – Perusahaan Otobus (PO) Bagong sudah kembali beroperasi pasca berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Malang Raya, beberapa hari lalu. Terhitung sejak kemarin, Selasa (2/6/2020), PO Bagong membuka kembali sejumlah trayek. Beroperasinya moda transportasi umum itu juga diiringi sejumlah aturan dari pemerintah.

Dalam surat edaran bernomor 551.21/1202/35.07.106/2020 yang dikeluarkan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, penyelenggara angkutan umum wajib menjalankan 6 protokol kesehatan mengantisipasi penyebaran Coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Surat edaran itu juga mengacu pada pasal 17 huruf d, Peraturan Bupati Malang nomor 20 tahun 2020 tentang pendoman tatanan normal baru.

Direktur PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo menyampaikan, dengan adanya kebijakan dari pemerintah itu PO Bagong tidak ada masalah dan tetap mengikuti anjuran pemerintah.

“Dengan adanya pembatasan 50 persen tidak ada kata rugi. Memang ini kondisi yang di arahkan pemerintah. Harapannya dengan adanya pembatasan 50 persen, untuk tarif disesuaikan, untuk menutupi biaya operasionalnya,” ungkap Budi, Rabu (3/6/2020) siang.

Budi menjelaskan, setiap calon penumpang bus Bagong, akan diarahkan untuk mematuhi aturan pemerintah tersebut. “Cara duduk penumpang kita buat zig-zag, kita arahkan untuk social distancing atau jaga jarak antar penumpang,” tegasnya. (yog/kun)

Berikut 6 Protokol Kesehatan Angkutan Umum Sesuai Surat Edaran Dishub Kabupaten Malang :

1. Jumlah penumpang dibatasi paling banyak 50 persen dari kapasitas angkutan.
2. Melakukan penyemprotan disinfektan dan atau mencuci kendaraan yang akan digunakan setiap hari.
3. Menggunakan masker bagi awak dan seluruh penumpang.
4. Melakukan deteksi dan pemantauan suhu tubuh pada petugas dan penumpang yang menggunakan moda transportasi.
5. Memastikan petugas dan penumpang tidak mengalami suhu tubuh diatas 37,3 derajat celsius atau sakit.
6. Menerapkan ketentuan mengenai jaga jarak secara fisik baik pada saat antrian maupun saat di dalam angkutan.

Apa Reaksi Anda?

Komentar