Ekbis

Berkah dari Pandemi Covid-19, Jamu Instan Buatan Bu Ririn Laris Manis

Proses pembuatan jamur herbal di rumah Bu Ririn Ngadiluwih, Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, membawa berkah bagi produsen jamu tradisional instan di Kabupaten Kediri. Tingginya kesadaran warga untuk menjaga kesehatan tubuh, membuat pesanan jamu meningkat tajam.

Di masa pandemi corona ini, kesadaran warga untuk menjaga imun tubuh semakin meningkat. Hal itu ternyata membawa berkah tersendiri, bagi produsen jamu instan di Kabupaten Kediri.

Salah satunya adalah Ririn Eka Wulandari, produsen jamu instan dari Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Tiap bulannya, tidak kurang dari 100 kemasan jamu racikan Ririn, laku terjual.

Aneka jamu instan buatan Bu Ririn

Sejak awal tahun 2020 lalu, ibu 3 anak tersebut mulai menginovasi minuman jamu tradisional, menjadi serbuk instan yang siap minum. Tidak hanya satu jenis melainkan ada 7 varian, diantaranya adalah jahe merah dan temulawak.

“Hingga saat ini sudah ada 7 varian jamu instan siap minum yang telah saya produksi, dan akibat pandemi ini, penjualan meningkat”, ucapnya.

Meski berbentuk serbuk, namun kandungan jamu tradisional masih tetap sama. Banyaknya manfaat serta praktisnya cara penyajian, membuat serbuk jamu ini laris manis diburu warga.

Proses pembuatan serbuk jamu ini menggunakan teknik sangrai. Dimana tanaman obat-obatan seperti temulawak dan jahe, terlebih dahulu diambil airnya, lalu disangrai hingga berubah bentuk menjadi serbuk. Selanjutnya, dikemas dan serbuk jamu instan siap dikonsumsi untuk meningkatkan imun tubuh di masa pandemi corona. [nm/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar