Iklan Banner Sukun
Ekbis

Berawal Iseng, Remaja Kampung Lawas Maspati Jualan Jahe Langganan Pejabat

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, diperlukan kewaspadaan dan asupan gizi agar tubuh tetap sehat. Berawal dari hal tersebut, Norman Suprihatin berinisiatif membuat minuman herbal berbahan dasar jahe yang dikemas kekinian, supaya imun tubuh tetap terjaga.

Norman yang asal kampung lawas Maspati Surabaya tersebut awalnya membuat minuman JAE yang memakai bahan dari jahe, kayu manis dan jeruk untuk dikonsumsi secara pribadi. Namun tak disangka ketika dirinya mencoba menjualnya ke kawannya ternyata malah laku. Sehingga dia melihat potensi minuman buatannya mempunyai nilai ekonomis.

“Awalnya iseng untuk diminum sendiri, terus aku coba tawarkan ke teman-teman dan relasi malah laku terjual. Bahkan, ada yang repeat order,” kata Norman, Selasa (1/2/2022).

Norman awalnya hanya membuat JAE rasa original. Namun, dirinya ingin membantu masyarakat menjaga imun tubuh di masa pandemi Covid-19 dengan minum jahe, tapi mempunyai rasa unik. Sehingga, generasi milenial juga bisa menikmatinya.

“Jahe kan biasa dikenal minuman warungan Mas. Nah, saya itu ingin mengangkat pamor jahe biar tidak kalah dengan minuman kekinian seperti kopi atau mocktail di cafe-cafe. Sehingga, saya kembangkan jahe dengan rasa unik, seperti rasa Irish, Kahlua, Mojito dan Rootbeer,” terang pria yang biasa dikenal sebagai Norman Edogawa.

Mengenai pemasaran, Norman menjelaskan bahwa sangat sulit memasarkan produk minuman herbal buatannya karena sangat jarang jahe dikemas dalam botol, apalagi mempunyai beberapa rasa unik. Sehingga, dia berinisiatif mendongkrak penjualannya dengan memberikan hadiah berupa emas tiap pembelian 10 botol, sebagai bentuk apresiasi kepada pembelinya.

“Ya saya ingin memberikan emas kepada pelanggan saya, setiap beli 10 botol JAE itu dapat 10 kupon yang bisa langsung ditukarkan emas minigold 0,025 gram. Yang beli di bawah 10 botol juga dapat kupon kok, yang nantinya dikumpulkan terus ditukarkan emas itu. Ini berlaku sampai akhir Februari 2022,” tukasnya.

Meski dirinya baru memulai produksi minuman jahe aneka rasa sejak Desember 2021, produk JAE buatan Norman ini sudah dibeli beberapa pejabat yang dapat dilihat di Instagram @JAESurabaya. Sebagai pelaku UMKM, dia berharap dapat mengembangkan usahanya tersebut sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Semoga aja usaha kecil saya ini bisa berkembang dan menjadi besar, karena saya ingin mempekerjakan orang lain agar saya bisa ikut mengurangi angka pengangguran di lingkungan saya,” pungkasnya. [tok/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar