Ekbis

CSR Bank BRI dan PT BPRS Magetan

Belasan Rumah Tak Layak Huni di Magetan Terima Bantuan

Penyerahan secara simbolis oleh Pemimpin Cabang Bank BRI Irfan Setiawan Munahar serta Direktur Utama PT BPRS Magetan Endah Kundarti kepada Bupati Suprawoto, Kamis (16/12/2020)

Magetan (beritajatim.com) – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk Kantor Cabang (Kanca) Magetan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah 12 unit rumah dengan total bantuan Rp 273 juta, serta 1 unit rumah bantuan CSR dari PT BPRS Magetan yang diberikan kepada Sastro Teguh, dari Desa Driyorejo, Kecamatan Nguntoronadi.

Bantuan CSR Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) diserahkan secara simbolis oleh Pemimpin Cabang Bank BRI Irfan Setiawan Munahar serta Direktur Utama PT BPRS Magetan Endah Kundarti kepada Bupati Suprawoto. Acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perkim, perwakilan penerima bantuan serta undangan lainnya.

Bupati Suprawoto menyampaikan terima kasih atas segala bantuan apapun kepada pemerintah. Masih terdapat 6500 rumah tidak layak huni di Kabupaten Magetan. Oleh karena itu, dengan bantuan tersebut minimal bisa mengurangi dan meringankan beban masyarakat.

“Kita harus ‘ambek paramarta’, harus mendahulukan yang paling parah dulu. RTLH diharapkan akan berkurang sehingga masyarakat bisa hidup normal layaknya sebuah keluarga,” ujar Suprawoto di ruang jamuan Pendopo Surya Graha, Kamis (17/12/2020).

Kepala Cabang Irfan Setiawan Munahar mengatakan, CSR yang diberikan warga merupakan wujud nyata kerja sama pemerintah setempat dengan BRI. Bantuan diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Perbaikan RTLH dengan nilai total Rp 273 juta, nantinya tidak dalam bentuk tunai. Tetapi berwujud barang dan jasa pengerjaan,” terangnya.

Pihaknya berharap, dengan bantuan bedah rumah tersebut, penerima bisa menekan kebutuhan biaya rumah tangga. Sehingga dapat dialihkan untuk keperluan lainnya. Misalnya, biaya sehari-hari, sekolah anak-anak dan masih banyak keperluan lainnya.

“Selama pandemi kontribusi BRI cukup luar biasa, kita sudah memberi berbagai bantuan sosial kepada masyarakat,” terangnya.

Ia menambahkan, bedah rumah diberikan semata-mata sebagai perwujudan kepedulian BUMN. Selain itu, merupakan kewajiban membantu pemerintah setempat untuk perekonomian yang lebih baik. “Semoga ke depan diharapkan sinergi dengan pemkab lebih erat dan positif. Pandemi juga cepat selesai, dan roda perekonomian kembali lancar,” pungkasnya. [asg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar