Ekbis

Begini Cerita Pelaku UMKM Binaan SIG yang Tahan Banting di Tengah Pandemi Covid-19

Pengrajin Baju Koko (UMKM) asal Jalan Sindujoyo Gresik yang menjadi Mitra Binaan SIG sedang Menjahit Baju Pesanan.

Gresik (beritajatim.com)– Pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir mengakibatkan semua sektor termasuk.UMKM sangat terimbas. Namun, dibalik itu semua pelaku usaha UMKM berusaha bertahan sambil melakukan inovasi agar bisa berkembang hingga sekarang.

Salah satu pelaku usaha UMKM yang masih bertahan ditengah pandemi Covid-19 adalah Ramli Collection asal Jalan Sindujoyo Gresik. UMKM yang menjadi mitra binaan PT Semen Indonesia (persero) Tbk, atau SIG menuturkan kisahnya bagaimana usahanya memproduksi baju koko, dan peci itu masih bertahan.

Menurut Muhammad Jefri pemilik Ramli Collection mengisahkan, pandemi Covid-19 yang terjadi sangat memukul usahanya. Sebab, permintaan baju koko dan peci menurun drastis. Tapi hal itu tidak menjadi penghalang untuk terus meningkatkan usahanya.

“Justru sebaliknya meski ada pandemi Covid-19. Kami semakin terpacu untuk melakukan inovasi dengan menghadirkan produk baru yaitu peci dengan lampu LED untuk anak-anak. Hadirnya produk baru ini disambut baik oleh pasar karena produk ini baru pertama di Indonesia,” tuturnya, Jumat (5/02/2021).

Selain peci dengan lampu LED lanjut Jefri, baju koko yang yang diproduksinya juga menyesuaikan model kekinian yang digemari oleh remaja milenial. Melalui promosi secara online. Konsumennya cukup men-download melalui aplikasi ponsel, atau platform e-commers.

“Kami berharap ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang. Dukungan pemerintah dan instansi lain sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM agar bisa bertahan. Usaha kami juga menjadi mitra binaan SIG sejak tahun 2018. Selama menjadi mitra sudah diajak mengikuti pameran sebanyak tiga kali, hal ini sangat membantu sekali dalam pemasaran produk,  kini usaha kami sudah dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Ramli Collection merupakan usaha keluarga yang dirintis sejak tahun 1975. Ramli Collection  memproduksi baju koko dan peci. Bermula dari industri rumahan, kini berkembang dan memiliki workshop untuk produksi. Ramli Collection juga memiliki beberapa toko di Jakarta, Surabaya, Malang, Madura, Sidoarjo, Jember dan beberapa kota di Sumatera.

Sementara itu, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, UMKM merupakan usaha berbasis ekonomi masyarakat yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. SIG terus berupaya untuk mendorong UMKM mitra binaan, untuk bertahan bahkan berkembang di masa pandemi Covid-19 saat ini. Salah satunya dengan melakukan inovasi  produk serta memberikan kemudahan bertransaksi bagi konsumennya. (dny/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar