Ekbis

UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Indonesia

BCA Gelar Pembinaan Dasar UMKM Batik Lamongan

Lamongan – Menyadari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA secara konsisten turut mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia.

Kali ini, BCA bekerja sama dengan Pembatik Mustar Sidiq mengadakan Pembinaan Dasar UMKM Batik di Lamongan dalam rangka meningkatkan SDM yang kompeten dan independen dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang dimiliki.

Hadir dalam acara pembukaan pembinaan UMKM Batik, Didi Edisurya Kepala KCU BCA Gresik bersama dengan Fadeli Bupati Lamongan, Kartika Hidayati Wakil Bupati, Yuhronur Efendi Sekretaris Daerah, Faiz Junaidi Kepala Bappeda, Agus Suyanto Kepala Dinas Koperasi dan UM, Zamroni Kepala Dinas Perindag, Hamdani Azahari Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kamil Kepala Dinas Sosial, di Kabupaten Lamongan, beberapa hari lalu. Pembinaan ini dihadiri oleh 15 UMKM dan anggotanya pelaku UMKM yang tersebar di Lamongan.

Didi Edisurya mengungkapkan, batik merupakan salah satu warisan Indonesia yang sudah diakui UNESCO, termasuk batik Lamongan yang memiliki motif khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, BCA mencermati sudah seharusnya UMKM Batik dari Lamongan dapat dioptimalkan melalui pembinaan pada pelaku usahanya sebagai agen terdepan dalam mempromosikan batik sebagai salah satu pendorong perekonomian masyarakat lokal melalui UMKM.

“Selama beberapa tahun ini, UMKM telah menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia. Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran UMKM secara berkelanjutan dengan kondisi bisnis yang sehat, termasuk berbagai UMKM Lamongan yang dikenal akan produksi batiknya hingga memiliki kampung batik sendiri. Di sisi lain, perkembangan teknologi yang semakin masif menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku UMKM saat ini, perlu adanya inovasi yang adaptif dan kreatif dalam lini usahanya, sehingga pembinaan ini dapat menjadi modal penting agar para pelaku UMKM siap menghadapi revolusi industri 4.0,” tambah Didi.

Rangkaian pembinaan UKM Batik di Lamongan ini mencakup berbagai kegiatan, antara lain pelatihan untuk memberikan konsultasi dan pelatihan mengenai pengelolaan keuangan sederhana, serta memahami cara dalam pengembangan pasar, quality control, pembuatan website, hingga memfasilitasi pengenalan produk/jasa perbankan. Di sisi lain, para peserta pembinaan akan memperoleh penjelasan mengenai produk-produk perbankan yang akan mendukung kelancaran usaha pada pelaku UMKM, di antaranya produk-produk e-channel seperti mesin EDC, produk tabungan, fitur-fitur digital banking dan lain-lain.

Sebagai salah satu perusahaan yang lahir dan besar di Indonesia, BCA melakukan berbagai cara untuk mendukung mempertahankan eksistensi batik melalui dukungan terhadap Film berjudul MUDANI BATIK mengupas tuntas teknik-teknik pembuatan batik tulis hingga resep-resep lengkap dengan contoh hasil warna sebagai petunjuk bagi para pelaku usaha batik khususnya untuk pemula, sehingga dapat berkonstribusi membantu masyarakat luas mengenal lebih dalam teknik pembuatan batik tulis.

“BCA berharap melalui pembinaan ini, para pengurus UKM Batik di Lamongan mendapatkan nilai tambah dari wawasan yang telah diterima untuk mengembangkan usahanya dengan layanan dan produk yang berkualitas,” tutup Didi.(ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar