Iklan Banner Sukun
Ekbis

Bantu Pulihkan Ekonomi

Baznas Jombang Bekali Pelaku Usaha dengan Digital Marketing

Ketua Baznas Kabupaten Jombang, Didin A. Sholahudin saat membuka pelatiha digital marketing, Rabu (25/5/2022)

Jombang (beritajatim.com) – Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Jombang menggelar pelatihan digital marketing atau pemasaran digital bagi pelaku usaha, Rabu (24/5/2022), di Green Red Hotel Syariah Jombang. Acara yang digelar secara gratis ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Jombang pasca dilanda pandemi Covid-19.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber narasumber yang cukup kompeten, Yusuf Mauludin, yang merupakan penulis buku Digital Fundraising dan Digital Power Corporation. Selain pelaku usaha, pelatihan gratis ini juga diikuti masyarakat umum.

Yusuf Mauludin mengawali materinya dengan melakukan identifikasi permasalahan yang dihadapi peserta dalam melakukan digital marketing. Trainer pemegang lisensi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Nasional) ini meyakini pada prinsipnya para peserta sudah melakukan digital marketing, khususnya melalui akun media sosial yang digunakan.

“Jadi kita analisa dulu permasalahan-permasalahan yang ada. Selanjutnya media sosial apa yang umum digunakan dalam usaha digital marketing. Lalu kita analisa kesalahan. Dari itu kita perbaiki langkah-langkah teknisnya supaya bisa lebih berhasil,” ungkap Yusuf Mauludin.

Penyampaian materi itu berlangsung gayeng. Karena dalam menyampaikan paparannya Yusuf berbaur dengan peserta. Tentu saja, sejumlah peserta dengan enteng menyampaikan pengalaman pahitnya ketika melakukan pemasaran secara digital. Seperti yang disampaikan oleh pengusaha empon-empon Ny Narti dan Lailatul Hikmah. Mereka pernah terkena banned oleh Facebook. Sehingga upayanya berpromosi di dunia maya harus terhenti.

Yusuf lalu menerangkan secara bertahap pada sesi pertama cara menyusun konteks promosi yang tepat melalui media sosial Facebook. Baik dari pemilihan gambar produk, memilah diksi, penyusunan kalimat sesuai kaidah yang tepat, serta sesuai dengan kebutuhan dalam digital marketing. “Waktu posting juga harus tepat,” ujarnya.

Yusuf Mauludin, saat menyampaikan materi

Selain Yusuf Mulidin, pelatihan digital marketing itu juga dihadiri Ketua Baznas Kabupaten Jombang, Didin A. Sholahudin. Saat membuka acara tersebut Didin mengatakan pelatihan Digital Marketing ini didominasi oleh generasi Z yang memiliki rentang usia 8 hingga 23 tahun. Juga generasi milenial yang usianya antara 24 sampai 40 tahun.

“Mereka ini generasi produktif yang menjadi pelopor gerakan perubahan. Di Indonesia pun harus memanfaatkan bonus demografi ini sehingga menjadi cikal bakal peluang yang menguntungkan. Sudah saatnya mengubah cara berpikir para pelaku usaha yang tidak sebatas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), melainkan pengusaha besar. Dengan demikian sudah tak lagi tergantung pada kucuran bantuan. Tapi memiliki visi jelas dan keyakinan tinggi dalam menjalankan usaha,” terang Didin.

Ia mencontohkan, ketika awal 2001 mendirikan lembaga pendidikan Roushon Fikr yang kini memiliki aset kurang lebih Rp25 miliar. Padahal, awalnya lembaga pendidikan itu dengan modal yang diberikan oleh ayahanda sebesar Rp10 juta. Namun berkat keyakinan yang tinggi serta berani untuk berusaha, akhirnya bisa bertahan hingga sekarang.

Peserta pelatihan digital marketing sedang menyimak pemaparan dari narasumber

“Selain itu penting juga dipahami oleh para pelaku usaha adalah 3E, kepanjangan dari education, engagement, dan employment. Mereka wajib memilikinya sebagai upaya menjaga konsistensi usaha yang dilakoni,” tegasnya.

Menurut Didin, education penting sekali mengingat dalam persaingan usaha dibutuhkan pengembangan soft skill maupun hard skill. Nantinya akan bermuara pada pembangun karakter diri sendiri. Baik dalam karakter kinerja serta karakter moral.

“Sementara engagement atau partisipasi adalah mendorong diri sendiri untuk masuk dalam ruang atau komunitas publik yang sesuai dengan kompetensi dan minatnya. Sedangkan employment adalah harus mempunyai komitmen untuk menciptakan lapangan kerja, guna menyerap tenaga kerja yang saat ini sangat melimpah,” pungkasnya. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar