Iklan Banner Sukun
Ekbis

Baru Dua Minggu, PT KAI Daop 9 Jember Catat 6 Kali Kecelakaan

Banyuwangi (beritajatim.com) – PT KAI Daop 9 Jember mencatat 6 kali terjadi kecelakaan di jalur kereta api selama dua minggu terakhir di tahun 2022. Ini catatan yang memprihatinkan di awal tahun.

Paling parah, kecelakaan yang terjadi di JPL tidak terjaga di KM 91 antara Stasiun Bayeman – Stasiun Probolinggo yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia pada Kamis (13/1/2022). Sisanya terjadi di sejumlah daerah lainnya.

“Sepanjang Tahun 2021 telah terjadi kecelakaan sebanyak 23 kali kejadian di Jalur KA sepanjang lintasan Pasuruan sampai dengan Ketapang,” jelas Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Broer Rizal, Senin (17/1/2022).

Kondisi ini menjadi perhatian bagi PT KAI Daop 9 Jember. Apalagi kecelakaan terjadi di daerah perlintasan sebidang yang tidak terjaga ataupun tidak berpalang pintu.

Langkah ini untuk peningkatan keselamatan perkeretaapian di perlintasan sebidang sesuai amanat Peraturan Menteri (PM) nomer 94 Tahun 2018.

“Tentunya kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah baik itu provinsi maupun kabupaten selaku regulator dan penanggungjawab terhadap pengelolaan keselamatan di perlintasan sebidang,” ungkap Broer.

Menurut Broer, tercatat ada sekitar 14 titik perlintasan sebidang yang telah dievaluasi, tersebar mulai wilayah Pasuruan hingga Banyuwangi. 14 titik tersebut, nantinya bakal dilakukan peningkatan keselamatan di tahun ini.

Rincian 14 titik tersebut meliputi wilayah Pasuruan ada 1 titik, Probolinggo 3 titik, Lumajang 1 titik, Jember 5 titik dan Banyuwangi 4 titik. “Terkait penutupan perlintasan sebidang ini, ada kriterianya, dan bila memenuhi syarat ya mesti ditutup,” tutupnya. (rin/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar