Ekbis

Bantuan Senilai Rp 2,4 Juta Bagi Pelaku Usaha di Bojonegoro, Pastikan Sudah Daftar

Sejumlah pelaku usaha menyetorkan berkas usaha ke Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bojonegoro untuk mendapat BLT Rp2,4 juta.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pelaku usaha atau UMKM akan mendapatkan dana hibah berupa Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp 2,4 juta dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Bantuan bagi para pelaku usaha kecil termasuk yang ada di Kabupaten Bojonegoro tersebut mulai terealisasi secara bertahap sejak awal Agustus 2020, dan rencananya akan tuntas pada akhir September 2020.

Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Bojonegoro yang belum mendaftarkan, maka bisa langsung mendaftar ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dengan melampirkan beberapa syarat tertentu.

Menurut Kasi Pembinaan dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bojonegoro, Ikae Nur’afni Yuliastanti, beberapa syarat untuk mengajukan bantuan hibah tersebut diantaranya, melampirkan KTP, Surat Keterangan Usaha dari Pemerintah Desa, tidak punya bantuan modal atau utang di bank, dan memiliki rekening.

“Untuk rekening ini kami menyarankan menggunakan rekening BRI dan dalam buku tabungan tidak memiliki saldo lebih dari Rp2 juta,” ujarnya, Selasa (8/9/2020).

Selain itu, lanjut Ikae, untuk memudahkan dalam melakukan verifikasi pihaknya juga meminta kepada pelaku usaha untuk melampirkan foto diri yang menunjukkan usaha yang sedang dijalankan. “Ini untuk memudahkan proses verifikasi, karena kita tidak mungkin melakukan verifikasi ke lokasi satu persatu,” terangnya.

Proses pengajuan bantuan tersebut rencananya akan ditutup pada minggu kedua di bulan September. Sehingga, pihaknya mengimbau kepada para pelaku usaha untuk segera mendaftarkan diri agar mendapat bantuan modal untuk pengembangan usaha.

Salah seorang pelaku usaha asal Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Erni mulai mengajukan bantuan untuk pengembangan toko kelontong yang dikelolanya ke Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bojonegoro. “Usaha kecil-kecilan di rumah, hari ini mengajukan berkas,” terangnya. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar