Ekbis

Bank UMKM Jatim Dukung Program Pesantren Tangguh

Surabaya (beritajatim.com) – PT Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur atau Bank UMKM Jatim mendukung program Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa terkait pesantren tangguh. Hal ini untuk membantu penguatan dan percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Ke depan, diharapkan melalui program one product one pesantren (OPOP), kami bisa masuk dan berperan serta. Kami ingin bersama-sama membantu pemulihan ekonomi, termasuk dari pesantren,” ujar Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Yudhi Wahyu Maharani di Surabaya, Senin (26/10/2020).

Menurut dia, program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terkait pesantren tangguh sangat luar biasa dan harus didukung dari berbagai elemen. “Tapi, untuk cover anggarannya berapa belum ada karena semua harus dilihat dulu,” katanya.

OPOP menjadi program unggulan Pemprov Jatim, karena setidaknya ada lebih dari 6.000 pesantren di wilayah setempat agar bisa terdorong melakukan pemberdayaan santri, alumni maupun pesantrennya. Terdapat tiga pilar OPOP Jatim, yakni Santripreneur, Pesantrenpreneur dan Sosiopreneur.

Program OPOP telah dimulai sejak 2019 yang tujuannya untuk menumbuhkan keterampilan santri dalam menghasilkan produk sesuai syariah yang berorientasi pada kemanfaatan dan keuntungan.

Di sisi lain, Bank UMKM Jatim fokus melakukan upaya percepatan pembiayaan ke UMKM karena sektor ini paling terdampak pandemi Covid-19. Sebagai salah satu upaya, hingga akhir tahun ini, bank milik Pemprov Jatim itu memproyeksikan realisasi kredit sebesar Rp 2,2 triliun.

Untuk mencapai target realisasi kredit di 2020, kata dia, pihaknya mengajukan dana Pemulihan Ekonomi Nasional ke PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebesar Rp 100 miliar. [tok/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar