Ekbis

Bank Mandiri Tetap Siapkan Uang Tunai Meski Tak Ada Mudik 

Surabaya (beritajatim.com) – Meskipun pemerintah melarang aksi mudik, namun Bank Mandiri tetap menyiapkan dana tunai sebesar Rp 19,2 triliun, turun sebesar 24% dibanding tahun sebelumnya secara nasional.

Dana tunai ini tetap disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat Jawa Timur saja terutama di wilayah Bank Mandiri Region VIII / Jawa 3 (Jawa Timur) dengan menyiapkan uang tunai sebesar Rp 4,4 triliun, mengalami penurunan sebesar 35.29% dibandingkan dengan prediksi kebutuhan uang tunai pada Ramadan dan Libur Lebaran tahun Ialu yang mencapai Rp 6,8 triliun.

“Uang tunai tersebut dialokasikan pada mesin-mesin ATM Mandiri sebesar Rp 3,2 triliun dan Rp 1,2 triliun ditempatkan dikantor-kantor cabang Bank Mandiri diseluruh Jawa Timur.” ungkap I Gede Raka Arimbawa, Regional CEO Bank Mandiri Jawa Timur, pada Rabu (13/5/2020).

Gede juga memastikan kesiapan Bank Mandiri dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat Jawa Timur.

”Sebanyak 2.219 unit ATM dan 24.186 unit EDC kami telah siap menjadi sahabat masyarakat Jawa Timur selama libur lebaran ini”, ujarnya.

I Gede Raka memastikan Bank Mandiri akan tetap beroperasi pada liburan lebaran nanti. Sedikitnya ada 15 cabang yang tetap akan melayani kebutuhan nasabah selama libur lebaran.

Meskipun sudah menyiapkan uang tunai di sejumlah cabang Bank Mandiri, mereka tetap meminta nasabahnya lebih banyak melakukan transaksi online melalui Mandiri Online sehingga menjamin nasabah tetap di rumah dan terlindungi.

“Uniknya transaksi di Mandiri Online justru tumbuh dan ini menggembirakan sebab kebiasaan masyarakat sedikit demi sedikit mulai berubah,” akunya.

I Gede Raka Arimbawa mencatat tren transaksi periode bulan Februari ke Maret, trend transaksi melalui mandiri online hingga ATM mengalami peningkatan. Untuk tren mandiri online meningkat sebesar 8,36%, tren transaksi melalui MIB meningkat sebesar 2,52%, trend transaksi melalui ATM meningkat sebesar 4,10%. Namun Khusus untuk EDC karena banyak merchant yang tutup mengakibatkan menurunnya transaksi melalui EDC sebesar 24,20%.[rea/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar