Ekbis

Awal Ramadan, Empat Harga Bahan Pokok di Gresik Naik

ilustrasi pedagang daging ayam

Gresik (beritajatim.com) – Awal Bulan Ramadan 1442 H, empat bahan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Gresik mengalami kenaikan.

Berdasarkan catatan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menyebutkan
ketersediaan sembako masih dalam tahap stabil. Kendati perlu diwaspadai empat bahan pokok yakni ayam potong, cabai, telur dan bawang putih ada kenaikan. “Keempat bahan pokok tersebut saat ini ada kenaikan harga,” ujar Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono, Selasa (13/04/2021).

Ia menjelaskan untuk harga potong ada kenaikan Rp 3 ribu, dari Rp 36.857 perkilogram menjadi Rp 40.143 perkilogram. Kemudian harga telor saat ini Rp 23.357 per kilogram atau naik seribu rupiah perkilonya.

Sementara cabai besar saat ini harganya tembus Rp 51.429 per kilogram dari harga sebelumnya hanya Rp 47.143 per kilogram. Harga bawang putih di pasar hanya mengalami kenaikan menjadi Rp 28.286 per kilogram.

Selain empat bahan pokok itu lanjut Agus, ada tujuh bahan pokok yang mengalami kenaikan. Diantaranya beras medium, beras biasa, kedelai, bawang merah dan gula pasir. Lalu minyak goring curah dan kental manis.

Sedangkan dua bahan pokok mengalami penurunan harga di awal ramadhan ini. Yaitu cabai rawit dan ikan pindang. “Cabai rawit dari Rp 71.429 per kilogram turun menjadi Rp 67.143 per kilogram. Kemudian harga ikan pindang per besek sekarang Rp 6.500,” ungkapnya.

Saat ditanya ketersediaan bahan pangan, Agus mengatakan, semuanya aman dan terkendali. Bahkan, jajaranya terus memantau harga di tujuh pasar tradisional yang ada di Kota Pudak. Meski begitu, dia juga berencana unruk menggelar operasi pasar. “Ketersediaannya aman sampai Hari Raya Idul 1442 Hijriah,” kata dia.

Agus menambahkan, terkait dengan ini pihaknya memberikan informasi terbaru harga kebutuhan pokok melalui aplikasi Gresikpedia. Aplikasi yang masuk dalam program 99 hari kerja Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminaun Habibah ini baru bisa diunduh melalui smartphone berbasis android. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar