Ekbis

Awal Musim Hujan, Harga Cabai di Tuban Tembus Hingga Rp 70 Ribu

Tuban (beritajatim.com) – Sejak awal datangnya musim penghujan tahun ini, harga sejumlah kebutuhan bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Tuban sudah mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Salah satu kenaikan harga yang cukup dramatis hingga lebih dari 100 persen sejak awal tahun 2020 ini adalah harga Cabai dari berbagai jenis. Pada minggu ini harga Cabai Rawit sempat mencapai harga Rp 70 ribu perkilogram dari harga standar di pasaran yang biasanya antara Rp 30 ribu perkilogramnya.

Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, untuk saat ini harga Cabai Rawit merah itu pada harga kisaran Rp 60 ribu perkilo. Sedangkan untuk Cabai Rawit lalapan yang masih hijau itu Rp 40 ribu perkilo dan Cabai Keriting saat ini harganya Rp 55 ribu perkilogramnya.

“Kalau sebelumnya yang Cabai Rawit lalap sempat dua puluh lima ribu sekilo. Yang Cabai Rawit merah dan kriting ini biasanya tiga puluh ribu sekilonya,” ujar Daliyatun (48), salah satu pedang Cabai yang ada di Pasar Baru, Kabupaten Tuban itu, Selasa (14/1/2020).

Daliyatun menambahkan, bahwa kenaikan harga cabai di pasar baru Tuban itu sudah terjadi sudah sejak sebelum natal lalu. Kenaikan harga cabai itu dikarenakan stok barang yang kondisinya langka dan minim kiriman.

“Naiknya karena barangnya langka. Mungkin ya karena awal musim penghujan, jadi jarang yang panen,” tambahnya.

Adapun untuk harga Tomat juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan dengan sebelumnya. Yang mana saat ini harga Tomat Rp 10 ribu perkilo dan harga biasanya sebelum musim penghujan ini pada kisaran harga Rp 6 ribu perkilogramnya.

Sementara itu, Siti Khotijah (53), pedagang lain yang ada di pasar tersebut mengatakan bahwa harga Cabai Rawit Merah itu sempat mengalami kenaikan hingga Rp 70 ribu perkilogram. Selain Cabai yang mengalami kenaikan adalah harga Bawang Putih dan juga Tomat.

 

“Baru tiga hari lalu itu masih sempat Rp 70 ribu perkilo, hari ini mulai turun lagi, belum tau besuk naik atau turun lagi. Kalau harga Bawang Putih itu hampir tiap hari naik, sekarang Rp 30 ribu perkilo dari sebelumnya Rp 25 ribu,” ungkap Siti Khotijah, pedagang sayur di pasar tradisional ini.

Dengan adanya kenaikan harga Cabai yang cukup tinggi itu membuat daya beli masyarakat juga mengalami penurunan karena harganya yang mahal. Para pedagang itu menyatakan jika konsumen banyak yang mengurangi pembelian, seperti yang biasanya membeli 5 kilogram, saat harga mahal seperti saat ini hanya membeli 1 kilogram saja.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar