Ekbis

Awal Mei, Harga Bawang Putih Kembali Normal

Surabaya (beritajatim.com) – Jelang bulan puasa sejumlah lembaga pemerintah mulai memantau harga kebutuhan bahan pokok secara intensif. Salah satunya yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim melalui pemantauan lewat Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim.

Dalam pertemuan koordinasi Siskaperbapo Jatim di Ibis Style Jemursari, bersama dinas terkait di kota dan kabupaten serta pengusaha bahan pokok Disperindag menemukan harga bawang putih yang masih tinggi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Drajat Irawan menyebutkan disejumlah daerah harga bawang putih masih cukup tinggi mulai di harga Rp 50.000 hingga 60.000 per Kg. Namun di tengah melejitnya harga bawang putih, sejumlah harga kebutuhan masih stabil seperti beras, minyak goreng, tepung, bumbu-bumbuan, cabe keriting, telur ayam, dan daging ayam ras.

“Harga bawang putih melejit karena kekurangan pasokan di pasar, sebab bawang putih selama ini memang impor. Sedangkan bawang merah masih bisa dikendalikan karena Jatim juga penghasil bawang merah dan sudah mulai panen raya,” ujar Drajat.

Hal yang sama juga diamini oleh

Sekretaris Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Martin Siamanungkalit yang mengakui kenaikan lebih karena rendahnya pasokan bawang putih. Sedangkan untuk impor dibutuhkan waktu dan alur yang cukup panjang. Namun awal Mei dijadwalkan bawang putih impor sebanyak 115 ribu ton akan datang.

“Saat ini kebutuhan bawang putih secara nasional sekitar 450 ribu ton per tahun dan Sementara di Jawa Timur kebutuhannya rerata 4.690 ton/bulan,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Bulog Divre Jatim, Muhammad Hasyim, mengaku siap menggelar operasi pasar untuk beras sebab saat ini stok beras di Jatim terjamin aman dengan stok beras  601.000 ton.

“Kami juga siap memasok gula, minyak goreng hingga jagung jika harganya juga melejit menjelang lebaran nanti,” tandasnya.[rea]

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar