Iklan Banner Sukun
Ekbis

Artistica Jewelry Fokus Kembangkan Cincin Nikah Demi Menggenjot Pasar Dalam Negeri

Surabaya (beritajatim.com) – Usai pandemi kini kekhawatiran lain muncul dibenak pengusaha UMKM perhiasan ekspor adalah dampak perang Rusia – Ukraina. Salah satunya adalah Sieltje Kurniawan, Owner Artistica Jewelry.

Artistica Jewelry yang memfokuskan diri pada pembuatan perhiasan dan souvenir dari perak dan kuningan ini merupakan salah satu UMKM dari Surabaya yang sukses menembus pasar internasional.
Sedikitnya 1.000 hingga 2.000 pieces perhiasan dari perak dengan harga mulai Rp 100 ribu hingga jutaan dikirim setiap bulannya ke beberapa negara. Negara yang paling banyak memesan adalah Amerika, Jepang, Australia hingga Swedia. Perhiasan yang dipesan pun beragam mulai cincin, kalung hingga gelang.
“95 persen produk kami merupakan pesanan dari luar negeri. Saya khawatir efek perang membuat orang menahan untuk belanja kebutuhan fashion mereka, salah satunya perhiasan,” beber Sieltje khawatir.
Saat ini dampak perang memang belum dirasakan langsung pada pesanan. Namun beberapa pemesanan mulai menahan pembelian.
“Saat ini kami sedang mengerjakan pesanan tetapi biasanya disaat sedang pengerjaan ini ada tambahan order lagi. Namun saat ini belum ada kabar,” ungkapnya.
Artistica Jewelry sendiri sudah ada sejak 2003 itu kini mempekerjakan 10 pengrajin perhiasan. Dan kekhawatiran itu beralasan karena Sieltje sendiri punya tanggung jawab untuk menjaga agar para pengrajin tidak kehilangan penghasilannya. Nominator BRILiant UMKM ini berharap perang tak semakin meluas.
“Saat ini kami juga banyak menerima pesanan cincin pernikahan mulai dari yang simple di harga Rp 250 ribuan hingga jutaan dengan tambahan berliannya. Dan ini kami harapkan bisa menjadi peluang pasar baru lokal, saat pasar mancanegara kami menurun,” bebernya.
Dampak PPKM di Jatim sudah memasuki level 1 pun membuat sejumlah pasangan memutuskan menikah di tahun ini pun membuat pemesanan cincin nikah pun semakin banyak diminati. Apalagi di Artistica Jewelry menerima pesanan custom. 
 
“Semua proses pembuatan perhiasaan kami dibuat dengan cara tradisional sehingga memungkin sekali bagi pelanggan untuk custom perhiasan yang mereka impikan,” tandas Sieltje yang memiliki showroom di Ngangel Tama Selatan IV No 25 Surabaya itu.[rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar