Ekbis

Kepengurusan di Provinsi Jatim Terbentuk

Appernas Jaya Dukung Program Sejuta Rumah

Jombang (beritajatim.com) – Aliansi Pengembang Perumahan Nasional (Appernas) Jaya Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Daerah (Musda), Sabtu (13/4/2019), di ruang pertemuan Bale Raos Wong Agung Jombang.

Dalam Musda itu, H Syaiful Bahri terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPW Appernas Jaya Jawa Timur (Jatim). Puluhan anggota Appernas Jaya dari berbagai kota hadir dalam acara tersebut. Selain itu, Musda ke-1 ini juga dihadiri Ketua Umum DPP Appernas Jaya, Andre Bangsawan atau Andri Liwan Muhammad.

Andre Bangsawan mengakui Appernas Jaya merupakan asosiasi pengembang perumahaan yang belum lama terbentuk. Hingga saat ini masih ada dua DPW yang sudah melakukan Musda, pertama Provinsi Riau dan kedua Jatim.

Namun demikian, bukan berarti anggota Appernas Jaya adalah pengembang baru. Para anggota Appernas Jaya, rata-rata sudah banyak makan garam dunia pengembang perumahan. Hanya saja, sebelumnya mereka bernaung di bawah asosiasi pengembang perumahan lain, yang menurut Andre belum ada legalitasnya.

“Asosiasi tersebut tidak perlu kami kami sebut namanya. Tapi legalitasnya belum ada. Karena itu sebagian dari mereka sepakat membentuk Appernas Jaya ini, yang secara legalitas tidak diragukan. Karena sudah terdaftar di Kemenkumham,” kata Andre.

Oleh sebab itu, lanjut Andre, selain Riau dan Jatim, kepengurusan dari provinsi lain akan segera menyusul. “Di Riau jumlah anggota sudah mencapai 100 developer, dan itu akan terus bertambah. Sedangkan di Jatim sudah ada 50-an developer. Itu juga akan bertambah,” ujarnya.

Andre mengungkapkan, sesuai Peraturan Menteri Perumahan Rakyat nomor 24 tahun 2018, seluruh asosiasi pengembang harus terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Nah, asosiasi sebelumnya, tidak memiliki legalitas dari Kemenkumham. “Makanya kami mendirikan Appernas Jaya. Para anggota merupakan senior-senior di bidang pengembang perumahan,” ujar Andre.

Dukung Program Sejuta Rumah

Dalam kesempatan itu, Ketua DPW Appernas Jaya Jatim terpilih, Syaiful Bahri langsung dikukuhkan. Bahkan, Syaiful juga membentuk formatur untuk mengisi struktur kepengurusan. Dirinya mengaku siap bergerak untuk segera membentuk dan mengukuhkan DPD di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. “Kami juga siap membantu program pemerintah dalam penyedia 1 satu juta rumah Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Timur,” kata Syaiful.

Selain siap membantu program sejuta rumah, Syaiful juga siap membantu program pengadaan atau penggalakan perumahan untuk Aparatur Sipil Negera (ASN). “Jadi sekarang ini sedang didata jumlah ASN di masing-masing kabupaten dan kota yang memerlukan perumahan,” kata Syaiful Bahri.

Syaiful Bahri mengaku pihaknya sudah dijanjikan oleh instansi terkait nama-nama ASN yang merupakan calon-calon pemesan rumah yang bakal disubsidi. “Untuk ASN ini memang ada bermacam subisidi. Untuk uang muka rumah misalnya, ada yang bahkan memperoleh subsidi sampai Rp 8 juta. Ini memang menggalakkan pengembangan perumahan,” terang Syaiful.

Terkait kendala yang dihadapi pengembang perumahan di Jatim, dia mengaku itu situasional. Artinya antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya berbeda dalam kebijakan perumahan. “Misalnya soal izin, ada bupati yang modelnya agak sulit. Tapi ada juga bupati yang gampang. Kalau kami mengurus izin segera ditangani, karena dia merasa aparaturnya butuh perumahan,” kata Syaiful.

Sedangkan pinjaman dana dari bank, menurutnya, memang sekarang ini aturannya lebih ketat. OJK (Otoritas Jasa Keuangan) selalu meneropong semua bank. “Ada nasabah yang bermasalah dengan kredit, langsung dicoret. Karena itu kami coba terobosan, mencari investor-investor yang siap mendanai. Investor ini persyaratannya lebih ringan. Hanya bunganya lebih tinggi,” pungkasnya. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar