Ekbis

Antisipasi Peredaran Upal, Polisi Gresik Sidak Jasa Penukaran Uang di Pinggir Jalan

Gresik (beritajatim.com)- Untuk mengantisipasi peredaran uang palsu (Upal) di jasa penukaran uang. Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak, atau sidak ke sejumlah jasa penukaran uang yang mangkal di pinggir jalan.

Puluhan jasa penukaran uang yang mangkal di Jalan Ahmad Yani, Jalan Dr.Soetomo, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Jalan Veteran, serta Jalan Jaksa Agung Suprapto tak luput dirazia oleh petugas.

Abdul Razak (55) salah satu penyedia jasa penukaran uang asal Desa Wadak Lor, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik menuturkan, dirinya kaget sewaktu didatangi polisi untuk memastikan uang yang dijajakan bukan uang palsu. “Kaget saja mas didatangi polisi ternyata cuma menanyakan keaslian uang yang ditukar,” tuturnya, Senin (3/06/2019).

Diakui Abdul Razak pada libur Lebaran kali ini. Jasa penukaran uang lesu jika dibanding tahun lalu. “Banyaknya penukaran uang di bank serta di rest jalan tol menyebabkan penukaran di Gresik cenderung sepi. Dari jasa itu hanya mendapatkan 10 persen. Misalnya, uang 100 ribu uang yang ditukarkan hanya mendapat keuntungan Rp 10 ribu,” paparnya.

Kasat Binmas Polres Gresik, AKP Zunaidi menyatakan pengecekan uang di sejumlah jasa penukaran uang. Tidak lain memberikan rasa aman kepada masyarakat juga mengantisipasi peredaran uang palsu. “Kita cek, kita raba, jangan sampai dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” imbuhnya.

Dari puluhan jasa penukaran uang yang telah dilakukan pengecekan lanjut dia, belum menemukan peredaran yang rusak maupun palsu. “Belum ditemukan uang palsu atau uang rusak semuanya asli,” tandasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar