Ekbis

Anak Usaha SIG, Solusi Bangun Indonesia Perkuat Pasar Ritel

Gresik (beritajatim.com)– Anak usaha PT Semen Indonesia (persero) Tbk, yakni Solusi Bangun Indonesia (SBI) siap memperkuat pasar ritel di sektor industri bahan bangunan. Salah satu untuk memperkuat strategi di sektor tersebut, SIB meluncurkan varian baru semen Dynamic yaitu Dynamic Masonry.

Inovasi tersebut, memberikan solusi untuk membangun secara berkelanjutan. Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar regional. SIB mengusung semangat dinamis dan berani berubah.

Dynamix Masonry merupakan produk semen khusus untuk aplikasi non struktural seperti pasangan (bata, keramik, batako) plesteran, acian, profil dan sudut. Saat ini, Dynamix Masonry
tersedia di toko-toko ritel di Yogyakarta, Jateng, dan Jatim.

Direktur Marketing dan Supply Chain SIG, Adi Munandir menuturkan, Dynamix Masonry hadir sebagai pilihan konsumen untuk mendapatkan kualitas bangunan bermutu dengan harga terjangkau.

Dynamix Masonry memiliki keunggulan berupa dry control agent, inovasi untuk menghasilkan adukan yang lebih pulen, waktu kering yang pas dan daya rekat yang baik, sehingga pekerjaan cepat selesai dan memberikan hasil yang tahan lama.

“Penggunaan produk aplikasi yang tepat guna akan memberikan keuntungan maksimal, tidak hanya efisien dari segi biaya pembangunan, Dynamix Masonry juga membantu pemilik rumah atau proyek untuk membangun dengan lebih cepat dan bangunan lebih tahan lama,” tuturnya, Rabu (14/10/2020).

Masih menurut Andi Mundakir, bagi tukang atau kontraktor, tentunya ini berarti membantu meningkatkan produktifitas dan mengurangi perbaikan.

Sementara itu, Presiden Direktur SBI, Aulia Mulki Oemar mengatakan, Dynamix Masonry ini adalah realisasi dari semangat inovasi kami yang tiada henti, semangat inilah yang membedakan SBI dengan para pesaingnya.

“Kami berharap SBI berharap membawa perubahan lebih baik, dan menjadi jawaban atas segala dinamika kebutuhan bahan bangunan dan pembangunan di Indonesia,” tandasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar