Ekbis

Amithya Hotel Tarik Daya Minat Wisatawan di Tengah Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Kondisi pandemi yang sudah satu tahun ini membuat perekonomian tak kunjung stabil. Sektor indutrial pariwisata anjlok dan ribuan hoteliers harus mengalami PHK massal serta beralih profesi ke industri lain untuk bertahan hidup.

Hal ini tentu sangat berimbas juga untuk para pemilik hotel yang memang selama setahun kebelakang harus tetap mempertahankan usahanya di tengah biaya operational yang cukup tinggi. Sebaliknya tingkat occupancy sangat rendah. Tidak heran baru-baru ini berhembus kabar di beberapa daerah di Indonesia banyak pemilik yang menjual hotel mereka.

Di tengah situasi pelik itu, Amithya Hotels memilih untuk bertahan. Bahkan kini banyak inovasi yang dihadirkan, konvensional hingga digital.

“Kami memilih bertahan karena memang sektor perekonomian harus kita dukung dan bangkitkan. Tak perlu menyalahkan keadaan, para pelaku hotel baik unit dan management harus bergandengan tangan untuk menggalakkan kembali gairah wisata,” kata Rucita Permatasari, CEO Amithyahotels, Kamis (11/2/2020).

Dalam pertemuannya secara virtual bersama hotel manager seluruh unit Pulau Jawa sampai Papua, CEO Amithyahotels Rucita Permatasari memberikan banyak masukan, saran hingga ide cemerlang dalam membangkitkan bisnis perhotelan.

“Ada banyak ya misal harga paket antar jemput di bandara kalau di Bali, di Surabaya mungkin ada kuliner pizza love dan juga makanan rumah yang diolah rasa bintang lima, Timika dengan kuliner khas dan Sumenep yang tak hanya menawarkan fasilitas tapi juga menawarkan beberapa paket dengan diskon khusus,”Tambahnya.

Sejak 5 tahun berdiri, Amithyahotels akui eksistensinya di dunia perhotelan butuh waktu untuk dapat bersaing dengan management hotel lainnya di Indonesia. Banyak sekali hal-hal yang perlu dikembangkan.

“Di sosmed pun kami gencarkan delivery order. Kami jualan banyak menu mulai dari harga Rp 25.000 dan gratis biaya pengantaran. Jadi kami push ke food and beverage, restoran mulai buka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.tentu dengan protokol kesehatan Covid-19,” kata dia lagi.

“Banyak hotel bangkrut karena pandemi, kita hanya bisa berharap semoga kondisi ini cepat berlalu dan industri perhotelan bisa segera bangkit,” kata CEO Amithyahotels. [way/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar