Ekbis

Akhir Tahun Harga Bawang Merah di Malang Naik 50 Persen

Salah satu pedagang di Pasar Besar, Malang, Agus Salam.

Malang (beritajatim.com) – Memasuki akhir tahun 2019 sejumlah harga kebutuhan pokok naik. Salah satu komoditas yang harganya merangkak naik adalah bawang merah. Di Pasar Besar Kota Malang, harga bawang merah naik sekira 50 persen.

Salah satu pedagang pasar, Agus Salam mengatakan, harga bawang merah sebelum libur natal dan tahun baru berkisar Rp25 ribu perkilogram. Namun, saat ini harga bawang merah merangkak naik menjadi Rp40 ribu. Penyebab kenaikan adalah tingginya permintaan, sementara bawang merah belum memasuki masa panen. “Barangnya susah, permintaan tinggi, otomatis harganya naik. Karena bawang merah belum memasuki masa panen,” kata Agus, Jumat, (27/12/2019).

Sebagai siasat, Agus memilih membeli bawang merah dari Demak. Padahal biasanya di mendatangkan bawang merah dari Probolinggo. Penyebabnya adalah harga bawang merah di Probolinggo lebih mahal. “Di Probolinggo harganya lebih mahal lagi, bisa sampai Rp 42 ribu per kilogram, jadi sementara ambil dari Demak dulu yang harganya lebih murah,” ujar Agus.

Selain bawang merah, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan. Dari harga sebelumnya Rp16 ribu menjadi Rp34 ribu. Sementara harga bawang putih tidak mengalami kenaikan, harga tetap berkisar di angka Rp26 ribu. “Pasokan menurun sampai 50 persen. Biasanya dapat satu kuintal tapi sekarang separuh saja. Mungkin karena akhir tahun,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar