Ekbis

Akhir Tahun 2019 Tanpa Penerbangan Perintis ke Pulau Pagerungan

Sumenep (beritajatim.com) – Kontrak penerbangan perintis rute Sumenep – Pulau Pagerungan untuk tahun 2019 telah berakhir. Karena itu, seminggu terakhir di penghujung tahun 2019 tidak ada penerbangan tersebut.

“Penerbangan terakhir tanggl 25 Desember kemarin. Setelah itu ya harus menunggu kontrak baru untuk tahun 2020,” kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Indra Triyantono, Jumat (27/12/2019).

Sejak 25 September 2019, penerbangan perintis di jalur Sumenep-Pagerungan dilayani oleh pesawat jenis Cessna Grand Caravan milik Susi Air. Pesawat tersebut berkapasitas maksimal 10 penumpang.

Penerbangan perintis dari Bandara Trunojoyo Sumenep ke Bandara Pagerungan di Kecamatan Sapeken dan sebaliknya, dilakukan satu minggu satu kali. “Untuk proses lelang penerbangan perintis tahun 2020 sudah selesai. Pemenangnya kebetulan operator yang sama dengan 2019, yakni Susi Air,” terang Indra.

Menurutnya, apabila tidak ada sanggahan setelah penetapan pemenang lelang, maka pada 31 Desember sudah bisa dilakukan penandatanganan kontrak penerbangan perintis tahun 2020. “Kalau lancar, maka 1 Januari 2020, sudah berlangsung kembali penerbangan perintia dari Bandara Trunojoyo ke Bandara Pagerungan,” ucapnya.

Untuk sampai di Bandara Pulau Pagerungan dari Bandara Trunojoyo menggunakan pesawat perintis, diperlukan waktu tempuh sekitar satu jam. Sementara apabila menggunakan jalur laut dari Pelabuhan Kalianget ke Pulau Pagerungan, diperlukan waktu tempuh sekitar 12 jam dalam kondisi cuaca normal. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar