Ekbis

AISINDO Dorong Riset di Bidang IT

Surabaya (beritajatim.com) – Setelah sukses menyelenggarakan CIO Forum pada Desember 2018, AISINDO kembali mengadakan AISINDO IS CIO Forum di tahun 2020 yang mengusung tema “SDM Sistem Informasi untuk Indonesia Maju”.

Tema ini diusung sebagai tindak lanjut dari acara sebelumnya dan untuk mendukung program pemerintah dalam mengembangkan SDM di Indonesia untuk memajukan bangsa. Forum ini memfasilitasi para pemimpin, professional, dan akademisi untuk berdikusi tentang pengelolaan dan pengembangan sdm Sistem Informasi di Indonesia.

Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak. Dalam pidato sambutannya, Emil menyampaikan tentang pentingnya peranan AISINDO dalam mendorong terwujudnya inovasi di bidang IT. Saat ini siapapun bisa belajar IT, terlepas dari latar belakang pendidikannya. Indonesia butuh profesional-profesional yang menguasai ilmunya sampai dalam. AISINDO bisa menjadi tempat untuk mendorong riset-riset di bidang dengan ekosistemnya yang memadai untuk terwujudnya kolaborasi antara industri dan akademisi.

“Member AISINDO harus berada di level prime developer, yang bisa mreteli tools-tools yang nantinya digunakan oleh para mid-level developer,” pinta Emil.

Pernyataan Wakil Gubernur Jawa Timur di atas sangat selaras dengan apa yang diungkapkan oleh Presiden AISINDO 2014-2019, Tony Dwi Susanto, Ph.D, mengungkapkan bahwa AISINDO mempertemukan pemerintah dan industri.

Forum yang diikuti oleh praktisi, akademisi, Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Surabaya, serta HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Surabaya, hingga komunitas Sistem Informasi di seluruh Indonesia ini menghadirkan pembicara-pembicara dari berbagai latar belakang, dari pemerintahan, industri, startup, dan akademisi, nasional maupun internasional. Tujuannya agar dapat memberikan pandangan menyeluruh terkait pengembangan dan pengelolaan SDM Sistem Informasi, secara nasional dan global.

Salah satu pembicara yang juga sekaligus Presiden terpilih AISINDO 2020-2024, Abdul Ghofur, menyatakan bahwa AISINDO menyambut dengan penuh semangat terhadap kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Kampus Merdeka. Di sini, AISINDO akan fokus pada poin kebijakan pembukaan Program Studi (Prodi) baru dengan regulasi yang lebih sederhana, dan kebijakan tiga semester di luar program studi.

“Inovasi hanya bisa dilakukan jika ruang gerak tidak dibatasi,” ungkap Abdul Ghofur yang juga Presiden Direktur dari sebuah perusahaan IT, PT Andromedia itu. [rea/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar