Iklan Banner Sukun
Ekbis

Agar Tak Panic Buying, TPID Pastikan Stok Sembako Aman

Surabaya (beritajatim.com) – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Timur memastikan bahan pokok stoknya aman. Sehingga saat terjadi panic buying akibat PPKM Darurat tak menimbulkan inflasi.

Dipastikan ketersediaan pasokan komoditas pangan seperti beras, hortikultura, daging ayam dan telur ayam ras pada periode PPKM darurat diperkirakan dalam kondisi aman dan terjaga.

Kepala Divisi Implementasi Kekda Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur, Dadal Angkoro di Surabaya, mengatakan, langkah antisipasi telah dibicarakan dalam rapat koordinasi teknis TPID Provinsi Jawa Timur yang dihadiri sembilan instansi anggota TPID, salah satunya BI Jatim. “Kami telah merespon kebijakan PPKM darurat, serta penyusunan rekomendasi kebijakan untuk memitigasi risiko inflasi Jawa Timur,” kata Dadal.

“Ketersediaan itu telah disampaikan Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Dinas Perdagangan,” kata Dadal.

Kondisi tersebut, kata dia, diperkuat dengan informasi Bulog Divre Jatim bahwa periode Juli-Agustus 2021 merupakan masa panen raya, sehingga Bulog dapat melakukan penyerapan gabah. Selain beras, komoditas aneka cabai juga akan memasuki masa panen dimulai dari akhir Juli 2021. “Pasokan yang cukup juga diikuti oleh kelancaran distribusi komoditas strategis,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan informasi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, angkutan logistik pangan strategis juga mendapatkan keringanan persayaratan selama PPKM.

Hal ini sesuai SE Menhub No.43/2021 yang menyebutkan bahwa angkutan logistik tidak mensyaratkan vaksin namun harus menunjukkan hasil rapid antigen negatif. “Kelancaran distribusi tersebut juga didukung tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur,” katanya.

Selain itu, sebagai bentuk antisipasi lain terhadap risiko inflasi, tim teknis TPID Provinsi Jawa Timur juga merumuskan beberapa rekomendasi tindak lanjut kegiatan kepada Ketua TPID Provinsi Jawa Timur yaitu Gubernur Jawa Timur.

Rekomendasi itu adalah mengupayakan pencairan Jaring Pengaman Sosial pada masa PPKM Darurat untuk meningkatkan daya beli.

Berikutnya, TPID melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur meminta mengaktifkan kembali inovasi belanja daring yang pernah diterapkan sebelumnya.

Kemudian, TPID melalui Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur memint untuk memastikan distribusi komoditas pangan strategis berjalan lancar.

Serta TPID melalui Satgas Pangan akan terus berada di tengah masyarakat untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran hukum terkait komoditas pangan, dan akan mengkomunikasikan kondisi kestabilan stok pangan agar tidak terjadi kepanikan di tengah masyarakat.

“Berbagai rekomendasi upaya tersebut akan menjadi strategi TPID Provinsi Jawa Timur untuk memastikan kestabilan inflasi di Provinsi Jawa Timur. Inflasi yang terjaga diharapkan memberikan ketenangan kepada masyarakat di tengah pelaksanaan PPKM darurat khususnya di Jawa Timur,” tandasnya.[rea/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar