Iklan Banner Sukun
Ekbis

AFPI Terus Edukasi Masyarakat Agar Tidak Terjebak Pinjol Ilegal

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia mengedukasi warga Malang agar tidak terjebak pinjol ilegal.

 

Malang (beritajatim.com) – Kasus pinjaman online (pinjol) ilegal belakangan ini membuat resah masyarakat. Cara penagihan pinjol ilegal menjadi faktor yang paling disorot. Ada yang membobol data pribadi, menagih dengan mencaci hingga membuat malu para nasabah yang belum membayar tanggungan pinjaman

Melihat situasi itu, AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) terus memberikan edukasi masyarakat untuk bisa membedakan pinjol ilegal dan pinjol yang legal atau resmi telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ciri-cirinya yang sangat mudah, yakni menawarkan lewat SMS atau telepon, lalu ditawarkan pinjaman online. Itu jelas ilegal. Hati-hati berhubungan dengan fintech yang tidak berizin,” kata Ketua Bidang Edukasi, Literasi, dan Riset AFPI Entjik S. Djafar di Malang, Jumat, (26/11/2021).

Dia memaparkan untuk 104 fintech online yang sudah berizin di bawah AFPI semua memiliki SOP yang jelas sesuai aturan OJK. Bahkan dari 104 perusahaan pinjol dalam naungan mereka 7 perusahaan berkonsep syariah, 53 perusahaan multiguna dan sisanya untuk pembiayaan UMKM.

“Kami di AFPI terdiri dari 104 penyelenggara fintech online yang semua berijin dan terdaftar di OJK. Kami juga punya fintech syariah. Kita di bawah OJK, kita diawasi, kita diperiksa. Semua transaksi mengikuti aturan OJK. Semua harus tersertifikasi. Ini lah yang membedakan fintech berizin dan Fintech Ilegal,” papar Entjik.

Entjik memaparkan, fintech tidak boleh mengakses data dari handphone. Semua itu dilarang. Mereka hanya boleh mengambil dari kamera, mic, location. Jika ada yang melanggar, kami akan mencabut keanggotaan mereka dari AFPI.

“Dalam melakukan penagihan, kita juga diatur dan diawasi. Tidak boleh intimidasi, mempermalukan, apalagi kekerasan. Kita tidak boleh mengambil data di handphone. Kita dilarang menghubungi orang yang belum menjadi user,” tandasnya. (luc/kun)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar