Ekbis

Dosen Unair Beber Pentingnya Kolaborasi Binsis 4.0 dan Ekonomi Syariah

Surabaya (beritajatim.com) – Pakar ekonomi syariah sekaligus dosen Unair, Suherman Rosyidi mengungkapkan pentingya kolaborasi ekonomi di era 4.0. Dirinya juga menunjukan fakta dan tren ekonomi syariah yang semakin berkembang.

Menurut Suherman, kolaborasi itu salah satu cara menghadapi disrupsi. Kerjasama itu penting dan dibutuhkan di era industri 4.0. “Mau bagaimana lagi, single business itu lebih mudah colaps,” katanya.

Suherman menambahkan, terdapat tiga konsep bisnis dalam era 4.0. Pertama, saling tolong menolong. Lalu, banyak diskon atau potongan harga. Terakhir yaitu pertukaran ide. “Semua itu hanya bisa dilaksanakan dengan kolaborasi ekonomi,” ucapnya saat mengisi Gathering Ramadan TAF English di Fav Mex Hotel, Surabaya, Minggu (26/5/2019).

Sebagai pakar ekonomi syariah, dirinya juga menyebutkan pentingnya ekonomi syariah tersebut. Ia menuturkan bahwa sistem ekonomi dunia sedang sakit. Banyak terjadi ketimpangan karena sistem ekonomi kapitalisme. Dilain sisi, muncul tren baru yaitu perkembangan ekonomi syariah.

Ia menceritakan pengalamanya saat menghadiri wisuda salah satu universitas di Malaysia. Menurutnya, di Malaysia tren ekonomi syarah berkembang signifikan. Anehnya, lulusan yang belajar ini bukan orang Islam dan bukan orang Malaysia sendiri. Justru, mereka keturunan India dan Tionghoa.

Saat Suherman tanya mengapa belajar ekonomi syariah, beberapa wisudawan menjawab bahwa ekonomi syariah adalah sistem ekonomi masa depan. Di akhir sesi, Suherman menyampaikan kepada peserta bahwa sebagai umat muslim wajib menjadi agen ekonomi. Dari situ akan muncul tren ekonomi syariah yang sebenarnya. [juf/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar