Ekbis

4 Tugas PJB Yang Harus Segera Diterapkan

Surabaya (beritajatim.com) – Rida Mulyana, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan mendapat mandat dari Menteri ESDM untuk meminta PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) anak perusahaan PLN itu, segera menerapkan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam memproduksi listrik. Menurut Rida saat ini bahan utama dari pembangkit listrik adalah batubara tetap batubara sendiri suatu saat nanti akan habis dan tak bisa diperbaharui. Belum lagi limbah yang dihasilkan setelah penggunaan batubara.
Hal ini diungkapkan oleh Rida saat pembukaan Seminar dan pameran PJB CONNECT (Conference & Exhibition of Technology) 2019 di kantor PJB, Selasa (29/10/2019). Dalam pameran yanf diikuti 80 vendor dari dalam dan luar negeri ini, Rida membeberkan 4 pekerjaan rumah (PR) dari PJB antara lain adalah;
PLTU harus mulai melakukan campuran  biomassa seperti pelet atau cangkang sawit dengan batubara sehingga  tak tergantung banyak pada batubara. Untuk ujicoba akan sepenuhnya didukung Kementerian ESDM
“Pak Menteri juga minta semua unit PLTU harus punya ada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).  Berapapun biayanya tolong lapor Menteri nanti,” ungkap Rida.
Dikatakan, hal yang ketiga adalah himbauan wajib bagi semua karyawan PJB untuk mengaplikasikan PLTS di rumah dan kantor masing-masing. Dan gerakan ini harus dimulai dari jajaran direksi PJB dulu.
“PLTA Cirata yang hendak dilakukan pengembangan harus segera jalan dan dilaporkan pada kementerian segera,” ungkap Rida.
Menanggapi tugas itu Direktur Utama, PT PJB, Iwan Agung Firstantara, mengaku proyek pengembangan waduk Cirata sudah melalui tahapan proses lelang dan akan segera dikerjakan dengan harapan nantinya Cirata mampu menambah suplay energi hingga 1.300 MW.
Sedangkan Supangkat Iwan Santoso selaku Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero),  mengaku akan segera memprioritaskan pembangunan pembangkit dengan sumber energi baru terbarukan.
Terkait acara PJB CONNECT 2019 sendiri Direktur Utama PT PJB mengaku penyelenggaraan PJB CONNECT 2019 merupakan rangkaian kegiatan dalam HUT PJB ke 24. Acara ini menjadi salah satu kontribusi PJB bagi ketenagalistrikan di Indonesia dalam menghadapi tantangan energi  masa depan dan mendukung pelaksanaan operational excelent.
“Kami harap PJB CONNECT dapat  menjadi penghubung antara berbagai stakeholder dalam dunia kelistrikan. Baik penghubung antara supply chain kelistrikan  dengan para user,  penghubung  antara ide-ide pengembangan kelistrikan  di lingkungan  akademisi ke dalam dunia industri, maupun  penghubung antara  isu-isu standar internasional ke dalam industri nasional,” tandas Iwan Agung.[rea/ted]




Apa Reaksi Anda?

Komentar