Ekbis

Festival Mie Bogasari 2019

30 Pedagang Sajikan 3 Ribu Porsi Mie Ayam

Surabaya (beritajatim.com) – Setelah sukses di Semarang, Bogasari kembali mengajak para UKM mie ayam menggelar Festival Mie 2019 di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (8/9/2019). Festival Mie Bogasari 2019 yang akan berlangsung di GOR Sidoarjo ini melibatkan 30 penjaja mie ayam yang tergabung dalam Pamas (Paguyuban Mie Ayam Surabaya).

Mereka akan menyajikan 3 ribu porsi mie ayam dan masyarakat cukup membayar Rp 5 ribu per porsinya. Vice President Commercial Bogasari Ivo Ariawan mengatakan, Sidoarjo merupakan kota ke-7 dari 15 kota yang ditetapkan sebagai lokasi Festival Mie Bogasari 2019.

Enam kota sebelumnya adalah Bogor, Purwakarta, Kuningan, Solo, Palembang, dan Semarang. Sedangkan rencana kota berikutnya adalah Banjarmasin, Mataram, Samarinda, Sukabumi, Malang, dan lain-lain. Sama dengan kota lainnya, dalam festival di Sidoarjo ini juga merupakan kerja sama Bogasari dengan para paguyuban UKM dengan tujuan untuk semakin mendekatkan produk UKM dengan masyarakat.

“Ini merupakan apresiasi Bogasari atas pertumbuhan UKM mitra binaan Bogasari di Sidoarjo yang tergabung dalam program kemitraan bernama Bogasari Mitra Card (BMC),” ucap Ivo melalui siaran persnya, Jumat (6/9/2019).

Ivo mengungkapkan, hingga Agustus 2019 sudah ada 829 anggota BMC di Sidoarjo atau hampir 10 persen dari total keanggotaan BMC di Jawa Timur yakni sekitar 9 ribu. Jumlah keanggotaan BMC di Sidoarjo ini meningkat 5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Para UKM mie ayam yang akan menyemarakkan festival kali ini adalah lain Mie Ayam Parmu, Mie Ayam Kasidi, Mie Ayam Paijo, Mie Ayam Sunarto, Mie Ayam Rasmanto, Mie Ayam Sumarni, Mie Ayam Nasim, Mie Ayam Tama, Mie Ayam Edi Suyono, Mie Ayam Sutiran, Mie Ayam Mujiono, Mie Ayam Sunarno, Mie Ayam Bu Ripto, Mie Ayam Nursahid, dan Mie Ayam Yudi. “Mereka semua adalah anggota Paguyuban Mie Ayam Surabaya,” sambungnya.

Untuk mendapatkan harga spesial tersebut, masyarakat dapat membeli kupon di lokasi acara yang akan berlangsung dari pukul 6 pagi sampai pukul 3 sore. Namun berdasarkan pengalaman di 6 kota lainnya, sebelum jam 12 siang biasanya kupon Rp 5 ribu sudah habis.

“Makanya kami juga menyiapkan sekitar 500 porsi mie ayam tambahan, tapi dikenakan harga normal. Sebagai tambahan, kami juga mengajak UKM mitra Bogasari lainnya dengan produk non mie. Antara lain Komunitas Kue Penjaringan, Vida Banana Cake, Sanggar Kartini, Dapur Aisya, raja Pisang Keju, dan masih ada yang lainnya. Produk akan dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp 3 ribu sampai Rp 50 ribu,” tambah Parmu, Ketua Pamas.

Sama dengan kota lainnya, sejumlah produk Indofood lainnya juga akan dijual dengan harga khusus. Antara lain minuman Ichi ocha, Indomilk, Indomie, Club, Bimoli, Fritolay, dan Lafonte. Selain belanja kuliner, dalam Festival Mie Bogasari 2019 ini juga akan digelar senam sehat, lomba cepat makan mie, dan lomba kreasi mie antar penjaja.

Lomba cepat makan mie akan dibagi dalam 5 sesi dan setiap sesi diikuti 20 peserta. Dari setiap sesi akan diambil 1 pemenang dengan hadiah uang tunai Rp 500 ribu. Yang paling menarik lagi, selain beli mie dengan harga hanya Rp 5 ribu, pengunjung berkesempatan mendapatkan beragam hadiah doorprize dengan hadiah utama TV LED, mesin cuci, dan kulkas. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar