Ekbis

2019, BPJS Ketenagakerjaan Gresik Bayar Klaim Peserta Rp 150,98 Miliar

Gresik (beritajatim.com)– BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik, selama Januari hingga Juli 2019 telah membayarkan klaim kepada peserta sebesar Rp 150,98 miliar. Jumlah tersebut dibayarkan dari 13.342 klaim yang diajukan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gresik, Achmad Fauzi Usman mengatakan, dari total klaim diatas yang paling banyak adalah klaim jaminan hari tua (JHT) ada 9.469 peserta.

“Khusus JHT klaim yang kami bayar selama Januari hingga Juli 2019 mencapai Rp 134,45 miliar,” katanya kepada wartawan, Selasa (2/09/2019).

Fauzi menambahkan, khusus untuk kasus kecelakaan kerja (JKK). Di periode yang sama tercatat sebanyak 2.218 kasus dengan nilai klaim sebesar Rp 11,2 miliar.

Untuk jaminan kematian (JKM) lanjut Fauzi ada 132 kasus dengan klaim yang dibayar sebesar Rp 3,64 miliar. Sedangkan untuk jaminan pensiun (JP) ada 1.518 peserta dengan klaim yang telah dibayar Rp 1,67 miliar.

Saat ditanya mengenai perusahaan di Gresik yang nakal, dan tidak mau mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dijelaskan Fauzi jumlahnya masih cukup tinggi. Sebab, berdasarkan laporan yang masuk ada 50 perusahaan lebih yang masuk kategori perusahaan nakal.

“Perusahaan itu jika tidak ada itikad baik masuk kategori perusahaan tidak patuh, dan segera dilaporkan ke kejaksaan. Jika tetap tidak patuh mereka dimasukkan ke rumah lelang,” ungkapnya.

Untuk itu kata Fauzi, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik, terus meningkat sosialisasi pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan. Khususnya, bagi pekerja penerima upah.

“Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak rumit. Tinggal datang ke kantor kami, atau bisa juga melalui website serta membayar iuran pertama sesuai aturan,” pungkasnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar