Iklan Banner Sukun
Ekbis

20 Kelompok Petani Tembakau di Tuban Dapat Bantuan dari DBHCHT

Tuban (beritajatim.com) – Puluhan petani tembakau di wilayah Kabupaten Tuban mendapatkan dana bantuan hibah yang bersumber dari Dna Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Selasa (30/11/2021). Penyerahan dana hibah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban.

Dana hibah diberikan pada 20 kelompok petani tembakau. Dinas Petanian dan Ketahanan Pangan Tuban juga memberikan alat bantuan Program Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) kepada 9 kelompok tani di Kabupaten Tuban.

Data yang dihimpun beritajatim.com, bantuan diberikan pada kelompok petani tembakau dari Kecamatan Senori, Semanding, Soko, Parengan, Kerek, Plumpang, Grabagan, dan Kecamatan Singgahan. Bantuan berupa bibit tembakau, pupuk, alat pengering tembakau, widik alat pengrajang, terpal dan pembangunan gudang penyimpanan tembakau.

“Jenis bantuan tersebut diberikan untuk peningkatan produktivitas tanaman tembakau di Kabupaten Tuban. Diharapkan, petani dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik,” jelas Lamidi, Kepala Bidang Perkebunan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban.

Adapun pada tahun ini, Dinas Pertanian Tuban itu mendapatkan dana DBHCHT sekitar Rp 3,7 Milyar atau 15 persen dari total perolehan dana DBHCHT Pemkab Tuban. Adapun dana tersebut di wujudkan berupa pemberian alsintan untuk petani, diantaranya juga untuk petani tembakau.

Khusus bantuan untuk petani tembakau berupa pupuk dan bibit tembakau Poktan di wikayah kecamatan yang merupaka penghasil Tembakau yaitu Kecamatan Senori, Semanding, Soko, Parengan, Kerek, Plumpang, Grabagan, dan Singgahan.

Dari program tersebut, Dinas Pertanian Tuban juga melakukan pembangunan satu unit gudang tembakau dan jalan usaha tani sepanjang 700 meter, serta dryer UV untuk tembakau di Kecamatan Senori. Yang mana Kecamatan senori mendapatkan porsi lebih besar, karena menjadi kecamatan penghasil tembakau terbanyak.

“Sekitar 50 persen produksi tembakau di Kabupaten Tuban berasal dari Senori. JAdi yang dapat sampai 10 Poktan (Kelompok Petani),” sambungnya.

Dengan adanya bantuan tersebut, ke depan, para petani Tembakau khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban tidak menjual hasil panen daun tembakau dalam keadaan daun basah. Pasalnya, jika dijual dalam kondisi masih berupa daun basah, harga jual akan bisa saja dipermainkan oleh tengkulak.

“Kalau di keringkan, lalu di rajang sendiri, akan lebih menguntungkan,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk luas tanam Tembakau di wilayah Kabupaten Tuban totalnya mencapai 1600 hektar. Yakni keberadaan luasan lahan tembakau itu mencangkup wilayah Kecamatan Senori, Singgahan, Parengan, Soko, Grabagan, Plumpang, Semanding, dan juga Kecamatan Kerek. [mut/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan