Iklan Banner Sukun
Ekbis

10 Hotel Tutup Permanen, Karyawan Khawatir PHK Massal

Surabaya (beritajatim.com) – PPKM yang hampir sebulan ini tentu berdampak pada okupansi perhotelan, khususnya di Jawa Timur. Tercatat ada 10 hotel tercatat tutup secara permanen. PHK masal juga diprediksi akan terjadi.

Intan Manulang, Marcom Managet Best Westren Papilio Hotel mengatakan jika pihaknya tidak kaget dengan adanya situasi ini. Pasalnya saat ini okupansi hotel memang sangat rendah dibandingkan dengan PPKM sebelumnya di awal pandemi.

“Memang okupansi rendah sekali dan saya tidak kaget jika memang ada informasi penutupan hotel secara permanen. Karena hotel kita pun juga kena dampak PPKM karena kita berada di akses jalan utama akses Surabaya dan selama ppkm jalan utama ini ditutup tamu dari luar Surabaya tidak bisa masuk lewat jalan utama,” ungkap Intan, Senin (9/8/2021).

Hal senada pun dikatakan oleh mantan marketing comunication Double Tree Hotel, Icha Ayuningtyas yang kini memilih hijrah ke Jakarta. Dia secara pribadi merasa sedih. Namun para pekerja hotel seperti dirinya pun juga harus paham dengan kondisi perekonomian yang sedang tidak menentu, terutama di sektor pariwisata yang mengalami penurunan drastis semenjak pandemi hingga saat ini.

“Sebenarnya merasa sedih, namun kita juga paham kondisi perekonomian. Oleh karena itu sangat dibutuhkan peran pemerintah untuk mendukung usaha kecil yang juga dilengkapi pelatihan bagi pegawai terdampak PHK, supaya mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Icha.

Sebelumnya PHRI mengeluarkan data jika ada 10 hoyel yang akan ditutup permanen. Bahkan, jika PPKM diperpanjang akan ada tambahan hotel yang tutup permanen.

Selain itu, bisa jadi pada bulan ini akan ada PHK massal. Pasalnya, selama PPKM okupansi hotel hanya 7,64%. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati