Malang (beritajatim.com) – Bulan Agustus menjadi hari yang dinantikan bagi perajin atau seniman persewaan kostum karnaval hingga baju cosplay.
Setelah “libur” tiga tahun sejak Pandemi Covid-19 melanda, para seniman Kostum Cosplay pun kini kebanjiran pesanan.
Salah satunya, seniman Kostum Karnaval dan Baju Cosplay, Fitra Firmansyah. Fitra kini tinggal di jalan Letjen S Parman, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Salah satu perajin kostum karnaval dan cosplay berbagai karakter ini, mengaku bersyukur pada moment perayaan hari kemerdekaan di tahun 2022 ini.
Sejumlah pesanan dan juga order penyewaan kostum karnaval terus berdatangan dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Alhamdulillah. Sejumlah event karnaval sudah kembali bergeliat. Jauh hari kami sudah dapat pesanan kostum dari berbagai kota seperti Tuban, Lumajang, Jember dan juga wilayah Malang Raya,” ungkap Fitra di temui di Bengkel Seni Cosplay miliknya, Selasa (2/8/2022).
Keterampilan Fitra membuat baju Cosplay ia raih melalui belajar secara otodidak. Kostum karnaval berbagai bentuk itu, berbahan baku spon ati.
Dibantu sejumlah pekerjanya, Fitra mulai menyiapkan kostum dengan sejumlah karakter, seperti kostum etnik bernuasana pewayangan seperti Jatayu, Garudeya hingga karakter Hanoman.

Fitra juga cukup mahir mendesain kostum berkarakter film Hollywood seperti Transformer, Start wars hingga karakter monster dalam film Aliens dan Predators. Semuanya kini sudah di siapkan Fitra untuk memenuhi pesanan guna menyemarakkan karnaval di bulan ini.
“Untuk harga sewanya bervariasi, mulai dari harga Rp 150 ribu hingga Rp 1 juta rupiah. Tergantung karakter dan kesulitan pembuatan kostumnya sendiri,” terang Fitra yang sudah menekuni seni pembuatan kostum Cosplay sejak 2010 lalu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kostum-karnaval”]
Tak hanya menyewakan kostum karakter untuk event hiburan dan karnaval, Fitra juga kerap menerima pesanan sejumlah kostum player berbagai karakter film dan kartun. Karyanya pun tak hanya diminati oleh kolektor dan penggemar cosplay di dalam negeri, namun juga telah merambah pasar internasional.
“Ya seperti karakter bumble bee dalam film transformer yang sedang saya kerjakan ini, adalah pesanan dari kolektor asal Sidney Australia,” tegasnya.
Fitra mengerjakan pesanan itu secara detail yang sangat mirip karakter aslinya dalam film. Untuk satu karakter kostum, membutuhkan waktu pengerjaan hingga dua bulan lamanya. Hal itu tergantung tingkat kesulitan bentuk karakter pesanan. Atas hasil karyanya yang diburu para kolektor dari negara negara Eropa dan Australia, satu kostum karakter yang Fitra kerjakan untuk pasar Internasional, dibanderol dengan harga mencapai Rp 15 juta.
“Kalau untuk pasar Eropa, harganya mulai Rp 15 juta,” pungkas Fitra. (yog/ted)






