Surabaya (beritajatim.com) – Netizen dihebohkan dengan video bule yang dikeroyok oleh para pedagang pasar dan pengunjung di pasar Pabean, Surabaya. Dalam keterangan narasi, bule tersebut melakukan tindak pencurian.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @surabayakabarmetro. Dalam video tersebut menyebutkan, ada dua bule yang hendak melakukan aksi pencurian dan sedang dikerubuti oleh sejumlah pedagang pasar Pabean, Selasa (31/01/2023).
“Bule maling modus, bule 1 nawar ikan, bule 2 masuk waktu di dalam sepi. Uang ditemukan di dalam dompet masih dengan staplesnya, lokasi Pasar Pabean,” tulis akun tersebut.
Setelah itu, dalam video berdurasi 40 detik selanjutnya terlihat puluhan orang pedagang mulai bergerak mengelilingi mobil Polsek Pabean Cantikan. Bule tersebut langsung dibawa ke kantor polisi.
Dihubungi awak media, Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan, Iptu Fauzi membenarkan kejadian dalam video tersebut. Peristiwa pencurian di Pasar Pabean tersebut diperkirakan terjadi pukul 19.00 WIB. Namun, ia membantah jika ada dua bule yang terlibat. Karena kenyataannya hanya satu.
“Cuma satu saja kok, makanya saya bingung kok di video ada dua, dia sendirian kok. Yang penting saya sesuai fakta,” kata Fauzi, ketika dikonfirmasi, Rabu (01/02/2023).
Fauzi lantas menceritakan kronologis kejadian. Peristiwa tersebut berawal ketika MM (50) bule asal Iran sedang jalan-jalan di pasar Pabean. Saat itu tiba-tiba ia memegang laci milik Atmari, salah satu pedagang di pasar Pabean.
Mengetahui hal itu, Atmari pun kaget dan langsung memarahi MM dengan suara lantang. Suara itulah yang memancing reaksi pedagang lainnya di sekitar lokasi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-surabaya”]
“Lalu saya bersama petugas Polsek Pabean Cantikan mengetahui kejadian tersebut ketika tengah patroli. Kami berusaha meredam amarah dan mengamankan pelaku ke Polsek Pabean Cantikan,” tegasnya.
Fauzi juga menegaskan tidak ada kerugian dari peristiwa tersebut. Sehingga dirinya menyerahkan proses hukum ke korban Atmari. Sesuai dengan kesepakatan bersama, Atmari memaafkan bule tersebut dan bersedia berdamai.
“Kerugiannya, juga gak ada, uangnya itu utuh, saya suruh hitung uangnya ramai-ramai. Karena saya enggak mau suatu saat ada suara gak enak mumpung di sini, ternyata lengkap,” jelasnya.
Berdasarkan pemeriksaan anggota Polsek Pabean Cantikan, MM sendiri diketahui masih memegang sejumlah uang dalam pecahan Dollar. [ang/but]






