Banyuwangi (beritajatim.com) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan penghargaan untuk Banyuwangi. Tak tanggung-tanggung, Banyuwangi raih penghargaan dua kategori sekaligus.
Di antaranya, Banyuwangi masuk dalam kategori utama implementasi NSPK (Norma Standar Prosedur dan Kriteria) manajemen ASN (Aparatur Sipil Negara) terbaik.
Kedua, Pemkab Banyuwangi masuk terbaik keempat kategori elemen implementasi manajemen ASN pengembangan kompetensi pemkab untuk wilayah barat tipe besar.
“Kami bersyukur tata kelola manajemen ASN kami diapresiasi oleh pusat. Karena kami berpikir, dengan ditata yang baik akan membawa kinerja yang baik di lingkungan pemkab,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana.
Ipuk mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para ASN di Banyuwangi selama ini. Ipuk berharap para ASN di Banyuwangi kian berkomitmen dalam hal penyelenggaraan dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
BKN Award diberikan kepada instansi pemerintah pusat dan daerah yang berhasil melaksanakan penyelenggaraan manajemen ASN secara baik. Salah satu aspek yang dimaksud adalah pemanfaatan layanan digital ASN.
BKN Award ini merupakan penghargaan rutin yang digelar sejak 2015. Tahun ini, penghargaan memasuki tahun ke-sembilan.
Para pemenang BKN Award tahun ini ditetapkan dalam rapat koordinasi nasional atau Rakornas Kepegawaian 2023 yang digelar, Selasa (30/6/2023). Para pemenang penghargaan dianggap sukses dalam mengelola manajemen ASN di wilayahnya.
“Penghargaan tersebut memacu kami untuk meningkatkan kualitas pengelolaan ASN. Khususnya dalam mendukung manajemen ASN berbasis sistem merit,” pungkas Ipuk. (rin)






