Berita Migas

Wujudkan Bebas Sampah, PGN Saka Beri Ratusan Bak Sampah dan Mesin Press

Perwakilan warga dari tiga desa di Kecamatan Manyar, Gresik, mendapat bantuan ratusan bak sampah dan mesin press sampah dari PGN Saka

Gresik (beritajatim.com) – Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN Saka) membagikan ratusan bak sampah, atau 370 unit serta satu unit mesin press sampah pada masyarakat di tiga desa. Terdiri dari Desa Manyarejo, Sidomukti, dan Desa Manyar Sidorukun. Kegiatan ini untuk mewujudkan bebas sampah.

Penanggungjawab Corporate Social Responbility (CSR) PGN Saka, Endro Probo menuturkan, bantuan ini merupakan realisasi dari PGN Saka melalui program penyehatan sanitasi komunitas penataan kampung berseri dengan menggandeng komunitas peduli lingkungan asal Surabaya.

“Selain bak sampah, dan mesin press sampah. Kami juga mendistribusikan 2.521 tanaman berupa buah-buahan, sayur-mayur serta tanaman toga,” tuturnya, Rabu (7/04/2021).

Terkait dengan itu, lanjut Endro, masyarakat juga mendapatkan pelatihan pembuatan biopori agar kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus terlatih. Pelatihan ini juga untuk mengedukasi masyarakat mengamankan sumber air yang berkelanjutan di tiga desa.

“Adanya pelatihan biopori ini diharapkan sumber-sumber air yang ada di desa tetap terjaga,” ungkapnya.

Masih menurut Endro, bantuan kepada masyarakat di wilayah operasi PGN Saka. Harapannya, pengelolaan sampah yang terintegrasi dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan ekonomi masyarakat di ring satu perusahaan.

“Masyarakat sekitar ring satu sangat kami butuhkan dalam rangka menjaga keberlangsungan operasional perusahaan sehingga, kami dapat berkontribusi lebih baik lagi,” paparnya.

Sementara Pengurus Bank Sampah Bersemi Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Rofi’i mengatakan, permasalahan sampah di tiga desa memicu masyarakat setempat menginisiasi beroperasinya pengelolaan bank sampah.

“Kami bersepakat mendirikan kelompok pengolahan sampah agar bisa lebih bermanfaat dan yang lebih penting desa kita jadi bebas sampah,” katanya.

Kepala Desa (Kades) Manyar Sidorukun Suudin mewakili dua kepala desa berjanji akan merawat sebaik mungkin bantuan yang telah diberikan. Pihaknya juga akan melibatkan semua unsur masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan pemukiman sekitarnya.

“Kami mengapresiasi dan akan terus berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan bantuan yang ada,” pungkasnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar