Berita Migas

Target Lifting Minyak Tahun ini Hanya Pertahankan Produksi

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) tidak menarget penambahan lifting minyak nasional secara muluk-muluk di tahun 2021.

“Tahun ini punya semangat tidak ada penurunan (lifting minyak) secara nasional,” ujar Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi, dalam kesempatannya saat di Bojonegoro, Sabtu, 7 April 2021.

Menurut Nurwahidi, target lifting minyak secara nasional tahun lalu (2020) sebesar kurang lebih 705 ribu barel. Dari target tersebut tercapai 706 ribu barel. Sedangkan lifting dari lapangan Banyu Urip Blok Cepu sekitar 215 ribu barel dari sebelumnya bisa 218 ribu barel.

Target tidakadanya penurunan lifting migas ini, kata dia, diperoleh dari beberapa lapangan migas yang ada di Indonesia, termasuk dari lapangan Banyu Urip, dan upaya melakukan pengembangan lapangan baru. “Produksi existing harus dioptimasi dan kegiatan lain, salah satunya penambahan sumur itu yang paling penting untuk mempertahankan produksi,” jelasnya.

Tahun ini SKK Migas mencanangkan pengeboran sumur baru sebanyak 616 sumur se Indonesia. Sumur pengembangan yang langsung bisa dinikmati hasilnya. Realisasinya, pada tahun lalu bisa melakukan penambahan sebanyak 250 sumur baru.

“Jadi cukup signifikan dan agresif melakukan penambahan sumur. Sementara di wilayah Jabanusa pengeboran developmennya sekitar 22 sumur dan terealisasi tidak sampai 10 sumur,” pungkasnya. [lus/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar