Berita Migas

Target 1 Juta Bopd, SKK migas Gelar International Convention Secara Online

Surabaya (beritajatim.com) – SKK Migas optimistis pandemi ini akan segera berlalu dan melandainya harga minyak dunia pun akan pergi dari bisnis minyak bumi. Optimistis itu ditunjukkan dari tingginya target lifting minyak mentah di 2030 mendatang menjadi 1 juta Barrel Oil per Day (bopd) serta gas alam sebesar 12 bscfd.

Lalu bagaimana mereka mencapainya?. SKK Migas menjawabnya dengan menggelar 2020 International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas pada 2 hingga 4 Desember 2020 mendatang.

Acara ini diyakini akan menghadirkan ribuan pelaku usaha dibidang Migas dari berbagai negara. Mengingat masih ditengah pandemi acara pun digelar secara virtual.

“Ini akan menjadi target yang menggiurkan bagi investor, karena minyak dan gas di Indonesia masih sangat menjanjikan. Sebab dengan target yang besar ini diperlukan pengeboran sumur baru yang lebih masif lagi. Jika sebelumnya setiap tahun sumur ekplorasi ada 100-200 sumur, maka untuk menggenjot target sumur ekplorasi maupun ekploitasi harus banyak jika perlu 500 sumur baru,” jelas┬áKepala Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas, Luky Yusgiantoro.

Tentunya semakin banyak target sumur akan mengundang minat banyak investor karena pastinya akan membutuhkan dana dan pekerjaan yang besar pula.

“Kita ingin menarik investasi dengan cara mengidentifikasi kebijakan dan strategi di industri hulu migas. Tentunya dengan kondisi dunia saat ini di sektor hulu migas yang sangat kompetitif,” akunya.

Acara yang menargetkan 5 ribu peserta secara daring ini akan membahas bagaimana kolaborasi investor dengan pemerintah akan dimaksimalkan. Salah satunya dengan mempercepat berbagai proses perizinan sehingga investor lebih nyaman di sektor Migas Tanah Air.[rea/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar