Berita Migas

SKK Migas Jabanusa ‘Lombakan’ Program CSR di Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – SKK migas mengapresiasi pelaksanaan program CSR dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas yang beroperasi di Sumenep.

“Kami tadi mendengar sendiri kesaksian warga di Pulau Giligenting. Program CSR disana ternyata sudah dirasakan manfaatnya. Ada peningkatan penghasilan yang berarti peningkatan kesejahteraan,” kata Kepala Perwakilan SKK migas Jabanusa, Nurwahidi.

Nurwahidi berada di Sumenep pada Rabu (25/11/2020) untuk menghadiri Workshop CSR Migas yang digelar bagian SDA setkab Sumenep. Acara tersebut juga dihadiri oleh KKKS yang beroperasi di wilayah Sumenep.

“Kalau sudah ada daerah yang merasakan manfaat CSR, kami berharap yang seperti ini bisa memacu daerah lain untuk membuat program yang lebih bagus dan berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam workshop tersebut muncul ide spontanitas, yakni ‘pertandingan’ atau ‘perlombaan’ program yang didukung CSR di masing-masing desa dan kecamatan.

“Jadi masing-masing desa atau kecamatan ini membuat program yang didukung oleh dana CSR, kemudian nanti dinilai mana yang memberikan manfaat paling besar akan mendapat ‘reward’,” terangnya.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Sumenep ada 4 KKKS yang beroperasi. Dua diantaranya sudah produksi KEI dan Medco (dulu santos: red). Sedangkan dua KKKS lainnya masih dalam tahap eksplorasi, yakni HCML dan EML.

“KKKS ini sudah memberikan CSR atau program pengembangan masyarakat (PPM). Bahkan dua KKKS yang masih belum produksi itupun sudah memberikan CSR, meski jumlahnya tidak sebesar yang sudah produksi,” paparnya.

Ia mengakui, di awal masa pandemi pelaksanaan CSR sempat tersendat sekitar 3 bulan. Namun setelah itu mulai berjalan kembali. Rata-rata hampir setiap KKKS telah melaksanakan program CSR 100 persen.

“Sudah hampir tuntas terealisasi CSR nya. Laporannya tadi Medco sudah hampir 100 persen. Yang lain juga hampir sama lah realisasinya,” terang Nurwahidi. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar