Iklan Banner Sukun
Berita Migas

Satu SPBU di Wilayah Madiun Kena Sanksi dari Pertamina

Madiun (beritajatim.com) – Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Deden Mochamad Idhani mengungkapkan bahwa salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Madiun kena sanksi. Bentuk sanksi berupa pengurangan suplai solar.

Hukuman berupa pengurangan suplai solar tersebut imbas dari adanya penyelewengan penjualan solar. BBM bersubsidi yang seharusnya jadi konsumsi warga kurang mampu itu dijual ke salah satu industri.

”Sanksi yang paling berat bisa sampai ke pencabutan izin. Penyalur tidak bisa menindak. Kami serahkan ke aparat penegak hukum,” kata Deden pada beritajatim.com, Selasa (19/10/2021)

Dia memastikan hanya satu saja yang saat ini mendapatkan sanksi. Sisanya masih tetap dikirim sesuai dengan jatah bulanan, yakni sekitar 200.000 liter untuk masing-masing SPBU di Jatim, termasuk wilayah Madiun Raya.

”Sanksi ini tentu hanya pada salah satu SPBU saja, tidak untuk beberapa. Sehingga, selain yang mendapatkan sanksi, seharusnya suplai tetap seperti yang sudah dijatah,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau warga yang memiliki kendaraan pribadi dan masuk kategori mewah, sekaligus industri besar sebaiknya menggunakan BBM non subsidi. Agar ketersediaan solar bisa cukup sampai akhir tahun. [fiq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar