Berita Migas

PT Pertamina EP Cepu Sumbang Pajak Rp 5,2 Triliun di Tahun 2020

Pembangunan lapangan gas Jambaran Tiung Biru yang dioperatori Pertamina EP Cepu.

Jakarta (beritajatim.com) – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) sebagai Regional Jawa & Bagian Timur Indonesia Subholding Upstream Pertamina pada masa Pandemi Covid-19 ini memberi kontribusi besar terhadap negeri, yakni berupa setoran pajak dalam jumlah yang cukup tinggi.

Di tahun 2020 PEPC sebagai perusahaan migas penyumbang pajak terbesar selama tahun 2020 dengan nilai sebesar Rp5,2 triliun.

Atas kontribusi besar PEPC terhadap penerimaan negara kali ini,PEPC dianugerahi penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada acara Tax Gathering yang dibuka oleh Bapak Suryo Utomo Master of Business Taxation selaku Direktur Jenderal Pajak.

Penghargaan ini diberikan melalui Bapak Budi Susanto selaku Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus kepada PEPC yang diterima oleh Bapak DR Fransjono Lazarus selaku VP Business Support PEPC di Jakarta secara Virtual pada hari Rabu (21/4/2021).

Dalam kesempatan anugerah virtual melalui platform Zoom Meeting tersebut, DR Fransjono Lazarus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dirjen Pajak yang kembali memberikan penghargaan kepada PEPC atas kemampuannya memberi kontribusi pada negeri.

Pihaknya mengaku bangga dinobatkan sebagai salah satu penyetor pajak terbesar di Indonesia pada sektor migas. Dia menyampaikan bahwa hal ini juga merupakan tantangan untuk tetap meningkatkan penghasilan migas kedepannya, dengan merealisasikan Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) diharapkan dapat segera on-stream serta pengelolaan lapangan migas lain yang produktif dengan bantuan dan bimbingan dari SKK Migas.

“Hal ini akan berdampak positif terhadap penerimaan pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP),” ujarnya.

Fransjono juga menghimbau agar segenap Wajib Pajak menyampaikan tax compliances tepat pada waktunya dengan perhitungan pajak yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan Perpajakan yang berlaku, serta menjalin koordinasi yang baik dan professional dengan Direktorat Jenderal Pajak

Kontribusi Wajib Pajak sangat bermanfaat bagi tercapainya pembangunan negara Republik Indonesia saat ini. Kontribusi perusahaan seperti PEPC ini juga mewujudkan “Indonesia Sehat, Investasi Migas Meningkat, Pajak Kuat” yang merupakan tema Tax Gathering Direktorat Jenderal Pajak.

Dalam acara pemberian penghargaan tersebut, turut juga hadir Deputi Keuangan & Monetisasi SKK Migas, Bapak Arief Setiawan Handoko dan Kepala KPP Migas, Bapak Muh. Tunjung Nugroho serta para perwakilan dari perusahaan-perusahaan migas. [lus/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar