Iklan Banner Sukun
Berita Migas

Progres Commissioning Proyek JTB Kurang 4 Persen

Bojonegoro (beritajatim.com) – Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperatori oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, ditarget produksi tahun ini.

Proyek Gas JTB merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. JTB diproyeksikan sebagai sumber energi untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Mirza Mahendra saat melakukan kunjungan ke lokasi proyek mengatakan, progres pengerjaan saat ini hanya menyisakan pekerjaan kurang dari empat persen dari segi commissioning.

“Sisa pekerjaan yang sedikit ini sangat krusial karena memasuki tahap commissioning, dimana akan menjadi pembuktian bahwa semua equipment instalasi dapat berjalan dan terintegrasi dengan baik dan aman,” ujarnya, Senin (23/5/2022).

Sementara itu, Pjs General Manager Gas JTB Ruby Mulyawan mengatakan, upaya dan kerja keras yang dilakukan saat ini untuk secepatnya menyelesaikan proyek yang hanya tersisa kurang dari empat persen. Namun demikian, hal itu memberikan tantangan tersendiri bagi seluruh pekerja PEPC maupun kontraktor untuk tetap menjaga keselamatan kerja dan secara disiplin terus menerapkan praktik kerja selamat.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan KESDM kepada penyelesaian proyek JTB ini melalui pak Mirza dan jajarannyaā€¯ urainya.

Adapun status dari kinerja HSSE di Proyek JTB hingga pertengahan Mei 2022 ini telah mencapai 54 juta jam kerja aman. Produksi raw gas dari lapangan gas JTB sebesar 315 MMSCFD dengan sales gas sebesar 172 MMSCFD dan memiliki potensi tambahan sales gas 20 MMSCFD. Sehingga total sales gas-nya sejumlah 192 MMSCFD.

Pasokan gas dari JTB nantinya akan akan dimanfaatkan oleh sektor industri yang ada di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selama kunjungan berlangsung, protokol kesehatan diterapkan dengan baik dan terlaksana dengan tertib. [lus/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar